Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Perkembangan Bahasa dan Sosial Anak Melalui Pendidikan Orang Tua yang Berkualitas Almaghfiroh, Zidni Akholik; Qomariyah, Galuh Fitri Ayu Nur; Maulana, Alif Akbar; Elbarkah, Achmad Afad; Sulaiman, HM Sholehuddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14636

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya peran orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa dan sosial anak melalui pendidikan yang berkualitas. Perkembangan bahasa dan sosial anak mencakup kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, yang merupakan aspek krusial dalam tumbuh kembang anak. Dampak positif dari perkembangan bahasa dan sosial yang baik termasuk kemampuan berkomunikasi dengan jelas, membangun hubungan sosial yang sehat, dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Interaksi sosial, terutama dengan orang tua, memainkan peran penting dalam perkembangan bahasa anak, karena melalui interaksi ini anak belajar kosa kata baru, memahami struktur kalimat, dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang efektif. Stimulasi verbal dari orang tua sangat berpengaruh dalam mempercepat perkembangan bahasa anak. Namun, kendala seperti kurangnya waktu, pengetahuan, atau sumber daya sering dihadapi oleh orang tua dalam memberikan stimulasi bahasa yang memadai. Oleh karena itu, program pendidikan orang tua yang efektif sangat diperlukan untuk memberikan informasi, alat, dan strategi praktis bagi orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa dan sosial anak mereka. Kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas, sangat penting dalam menyediakan sumber daya dan dukungan bagi orang tua. Dengan kolaborasi yang baik, orang tua dapat lebih mudah mengakses informasi dan bantuan yang mereka butuhkan. Pendidikan orang tua yang berkualitas merupakan kunci dalam mendukung perkembangan bahasa dan sosial anak, yang pada akhirnya membantu anak mencapai potensi penuh mereka dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Guru dan Konsistensi Akhlak di Media Sosial pada Madrasah Aliyah Darmawan, Didit; Maulana, Alif Akbar
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5412

Abstract

This study aims to examine students’ perceptions of teachers’ competence in fostering students’ self-efficacy to validate religious information on social media, as well as to explain how students at State Senior High Schools maintain consistency in their affective (moral) learning outcomes amidst a flood of contradictory digital content. This research employs a qualitative literature review method, analysing scientific articles, books, and research reports relevant to teacher competence, self-efficacy, digital literacy, and moral education. The findings indicate that students’ positive perceptions of teachers’ academic, pedagogical, and personal competencies contribute significantly to the development of students’ self-efficacy in validating religious information encountered on social media. Teachers are positioned as the primary point of reference when students encounter questionable information, thereby helping to prevent exposure to hoaxes and misleading content. Furthermore, the internalisation of moral values through learning, teachers’ exemplary behaviour, the practice of religious rituals, and extracurricular activities forms a strong affective foundation. This foundation enables students to maintain consistent moral behaviour in the digital space. These findings underscore the importance of strengthening teachers’ competencies and developing contextually relevant digital literacy programmes in madrasahs.