p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal IMAJI
Manggarsari, Kintan Labiba
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Subjektivitas Sutradara Perempuan: Deantagonisasi Subjek Perempuan dalam Film Before, Now, and Then (Nana) Manggarsari, Kintan Labiba; Harsawibawa, Albertus
IMAJI Vol. 14 No. 3 (2023): Suara & Imaji yang Berkelindan
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52290/i.v14i3.135

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana dalam sinema yang strukturnya secara dominan dan historis didominasi dan berangkat dari sudut pandang dan otoritas laki-laki, representasi perempuan dalam layar sinema kemudian tidak memberikan ruang bagi subjektivitas perempuan dan tidak mampu menghadirkan perempuan sebagai perempuan seutuhnya. Subjektivitas perempuan kemudian menjadi nilai penting karena memiliki kekuatan untuk memberikan penggambaran dan pandangan tentang perempuan apa adanya, hadir bukan sebagai ilusi. Subjektivitas sutradara perempuan menawarkan representasi perempuan yang lebih dekat dengan kehidupan. Menggunakan pendekatan yang berbeda dari kanon film arus utama, sutradara perempuan men-de-antagoniskan subjek perempuan dalam karyanya. Membaca subjektivitas sutradara perempuan yang menawarkan bahasa film yang berbeda dalam film Before, Now and Then (Nana) yang disutradarai oleh Kamila Andini, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode teori kritis, penulis berharap tulisan ini dapat menunjukkan bagaimana subjektivitas sutradara perempuan di balik layar perfilman sangatlah penting, karena melalui subjektivitasnya, sutradara memiliki kekuatan untuk menawarkan representasi perempuan secara aktif, bukan sebagai pelengkap, dan memiliki otonomi individu sebagai subjek yang utuh.
Sore: Istri dari Masa Depan (2025) dalam Ruang Ekonomi Rasa: Kerentanan, Care, dan Komodifikasi Kerja Emosional Manggarsari, Kintan Labiba; Lindsy, Hanandhia
IMAJI Vol. 17 No. 1 (2026): Film Artistik dan Film Komersial: Estetika, Industri dan Ideologi Hiburan
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52290/imaji.v17i1.432

Abstract

This article analyzes Sore: Istri dari Masa Depan by tracing how its affective force emerges from the convergence of ontological vulnerability, the relational demands inherent in practices of care, and cinematic strategies that aestheticize emotional labor. Drawing on the object-relations theory of Nancy Chodorow, the concept of relational ontology developed by Judith Butler, the notion of emotional labor articulated by Arlie Russell Hochschild, and the framework of affective economies proposed by Sara Ahmed, the analysis shows that Sore’s vulnerability functions not merely as a narrative device but as a reflection of the relational condition of human life—one that is simultaneously circulated and endowed with value within a space of affective economy. The motif of temporal repetition is read as a figure for cycles of care expected to continue without resolution, suspending loss while sustaining possibility. In this sense, the film reveals how vulnerability and emotional work are not only personally experienced but also shaped into affective resonances that can be recognized, shared, and culturally consumed.