Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Anak Usai Dini Melalui Pelatihan Penyusunan Buku Panduan Ragam Permainan Fisik Motorik Ayu, Raras; Candra Nindiya, Devi; Lutfiana Rachmah, Laela; Estu Murdinar, Hardining
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jesfa.v3i1.83

Abstract

Lembaga Taman Kanak-kanak (TK) merupakan tempat paling aman bagi anak usia dini selain keluarga untuk mendapatkan hak dan perlindungan berupa pengasuhan, pendidikan, kesehatan, keselamatan, nutrisi dan sebagainya. Perihal pendidikan ini guru sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan di Indonesia untuk tercapainya mutu pendidikan yang optimal sehingga guru perlu memenuhi empat kompetensi dasar diantaranya kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada kumpulan guru TK di Kabupaten Blitar, kompetensi profesional guru lembaga TK di Kabupaten Blitar dalam menyusun buku panduan pembelajaran belum optimal karena keterbatasan akses informasi dan teknologi yang mumpuni, disamping itu usia rata-rata guru TK adalah 35-50 tahun sehingga mobilitas mereka terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, maka peneliti memberikan penguatan kompetensi profesional guru melalui pelatihan penyusunan buku panduan ragam permainan fisik motorik. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru TK di Kabupaten Blitar melalui pelatihan penyusunan buku panduan ragam permainan fisik motorik sehingga diharapkan perkembangan fisik motorik anak usia dini yang diterapkan di TK dapat optimal. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Luaran yang ditargetkan dalam kegiatan ini berupa optimalisasi kompetensi guru di lembaga TK dalam menghadapi tantangan era teknologi informasi di masa sekarang yang dapat dilakukan melalui penyusunan buku panduan ragam permainan fisik motorik sehingga diharapkan selain dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan fisik motorik anak juga mampu menciptakan sebuah karya inovatif yang memenuhi standar kompetensi profesional guru di lembaga TK. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan secara kontinyu dan tepat guna mengikuti perkembangan teknologi dan informasi saat ini.
PERSEPSI ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AL HIDAYAH PANGGUNGREJO Widyawati, Nuning; Candra Nindiya, Devi; Lutfiana Rachmah, Laela
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47724

Abstract

Cognitive development in early childhood should ideally be stimulated through play activities, exploration, and direct experiences that are aligned with developmental stages. However, in practice, differences in understanding between schools and parents are still found, particularly in interpreting children’s learning success, which is often associated with early reading, writing, and numeracy skills. This condition has the potential to create inconsistencies in learning stimulation between home and school environments. This study aims to describe parents’ perceptions of the cognitive learning process of children aged 4–5 years at Al Hidayah Panggungrejo Kindergarten. The study used a qualitative method with a descriptive approach involving 9 parents and 1 class teacher of group A2 as research subjects. Data were gathered via participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed interactively through data reduction, display, and conclusion drawing. The findings show that parents’ perceptions of cognitive learning tend to fall into two main directions. Some parents understand that children’s cognitive development grows through play activities, exploration, and concrete experiences. Meanwhile, others still assess learning success based on academic achievement and encourage children to take additional exercises or tutoring. This study concludes that parents’ perceptions are in a transitional stage toward a better alignment with early childhood education principles. Strengthening communication and collaboration between schools and families is necessary to ensure that cognitive stimulation develops in a consistent and optimal way.