Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interpretasi Makna Lagu-Lagu Daerah Ternate dalam Bahasa Ternate (Kajian Hermeneutika) Januarti, Ulfah Dwi; Djumati, Rahma
Tekstual Vol 21, No 2 (2023): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.v21i2.6373

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna lagu-lagu daerah Ternate yang menggunakan bahasa Ternate. Lagu-lagu daerah Ternate memiliki variasi jenis, termasuk lagu dalam bahasa Sahu, bahasa Makiang, bahasa Tidore, dan bahasa Ternate. Namun, penelitian ini difokuskan pada lagu daerah Ternate yang menggunakan bahasa Ternate. Lirik lagu dalam berbagai genre mengandung makna, pesan, dan ajaran moral yang disampaikan kepada masyarakat melalui lirik lagu. Makna tersebut bisa berupa pesan positif atau negatif, tergantung pada penafsiran pendengar. Pendekatan hermeneutika digunakan dalam penelitian ini untuk menginterpretasikan lagu-lagu daerah Ternate yang menggunakan bahasa Ternate. Data dikumpulkan dengan teknik pengumpulan lirik lagu dalam bahasa Ternate dari kaset CD yang tersedia di Kota Ternate. Selain itu, wawancara dilakukan dengan beberapa informan yang memiliki pengetahuan tentang bahasa Ternate di wilayah Ternate Utara, Tengah, dan Selatan. Data penelitian terdiri dari data sekunder dan data primer. Data sekunder meliputi sumber-sumber literatur seperti buku, artikel, dan internet yang mendukung penelitian ini. Data primer melibatkan lirik lagu daerah Ternate dalam bahasa Ternate yang menjadi fokus penelitian.Kata kunci: lagu daerah, hermeneutika, Ternate
GASTRONOMI SASTRA DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN Januarti, Ulfah Dwi; Saputri, Dhini Yustia Widhyah
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i5.1281

Abstract

This study examines Eka Kurniawan’s novel Cantik Itu Luka through a literary gastronomy approach, which views food as a complex symbol in the representation of culture, power, and postcolonial identity. Using a qualitative method and a hermeneutic literary approach, the research analyzes the depiction of food and eating practices in the novel to uncover their symbolic, ideological, and historical meanings. The findings reveal that local foods such as tuna and sugarcane wine serve as symbols of resistance against colonial hegemony, while colonial foods like rijsttafel, wine, and biscuits reflect the legacy of domination still imprinted in collective memory. This analysis is supported by Bourdieu’s theory of habitus, Foucault’s concept of biopolitics, and Bhabha’s ideas of hybridity and colonial ambivalence. The study affirms that food in literary texts is not merely a narrative detail, but a crucial element for understanding power relations, historical trauma, and identity formation within the context of contemporary Indonesian literature.