Septiana, Fira
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Orientalist Paradigm and Its Implications for Interreligious Dialogue in the Era of Globalization: Paradigma Orientalis dan Implikasinya bagi Dialog Antaragama di Era Globalisasi Ichwayudi, Budi; Syabrowi, Syabrowi; Septiana, Fira; Zuhria, Fristika Maulida Aminatuz
Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies Vol. 4 No. 1 (2025): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/twl.v4i1.5194

Abstract

Orientalist studies on Islam have played a significant role in shaping Western perceptions and understanding of the religion. Throughout the history of interaction between Islam and the Western world, Orientalist studies have served both as a bridge of knowledge and a field of controversy. As times have evolved, the challenges of pluralism and diversity demand an inclusive and equal platform of communication among religious adherents. This article explores in depth the implications of Orientalist studies on the dynamics of interreligious dialogue in the era of globalization, particularly between Islam and other major world religions. The focus of this article is to analyze both the positive contributions and negative impacts of Orientalist studies, as well as the integration of a moderate approach in responding to the legacy of Orientalism. This research employs a descriptive qualitative method with a literature review approach. The findings reveal that Muslim responses to Orientalist studies are divided into two: some reject them due to perceived hidden agendas, while others accept them with critical reservations as a means of internal reflection and correction. In this context, interreligious dialogue becomes a strategic space to correct misunderstandings and strengthen the values of justice, tolerance, and peace. Orientalist studies have both positive and negative effects on interreligious dialogue. On one hand, biases and misperceptions introduced by Orientalist studies may hinder dialogue and exacerbate prejudice. On the other hand, objective Orientalist studies in the globalized era can enrich interfaith knowledge and open up opportunities for deeper understanding among religious communities.
Perkembangan Kajian Hadis di Khurasan Studi Kitab Sahih Ibn Khuzaymah Septiana, Fira; Muhid, Muhid; Albasyiroh, Izzatul Akma; Ata, Muhammad; Kahfi, Muhammad Fakhrizal
Tsamratul Fikri Vol 18 No 1 (2024): Tsamratul Fikri | Jurnal Studi Islam
Publisher : Asosiasi Mahasiswa Program Pascasarjana | Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam | Ciamis | Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/tf.v18i1.2056

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan kajian hadis di wilayah Khurasan dengan fokus pada kontribusi Kitab Sahih Ibn Khuzaimah, karya Ibn Khuzaimah, seorang ulama besar dalam bidang hadis. Wilayah Khurasan dikenal sebagai pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan Islam yang signifikan, khususnya pada masa Dinasti Timurid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menganalisis metodologi, sistematika, dan peran kitab tersebut dalam tradisi keilmuan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sahih Ibn Khuzaimah memiliki sistematika yang unik dengan pendekatan tematik berbasis fiqih, yang membedakannya dari kitab-kitab hadis lain seperti Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim. Selain itu, kitab ini memainkan peran penting dalam pengembangan ilmu hadis, baik melalui kritik sanad dan matan maupun melalui pengajaran Ibn Khuzaimah yang berdampak pada penyebaran ilmu ke wilayah lain. Penelitian ini menegaskan signifikansi Khurasan sebagai pusat studi Islam dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang metode penulisan serta validitas hadis dalam tradisi keilmuan Islam. Studi ini juga meneliti lebih lanjut tentang kontribusi ulama Khurasan terhadap perkembangan keilmuan Islam terutama pada bidang hadis.