Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Kinerja Gedung Empat Tingkat Terhadap Beban Gempa Dengan Metode Statik Pushover Saputra, Muhammad Ridho; Alami, Fikri; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1271

Abstract

AbstrakRumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang termasuk bangunan penting kategori IV sehingga dibutuhkan perencanaan struktur tahan gempa dimana bangunan harus tetap berdiri setelah diberikan beban gempa rencana. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis beban gempa guna mengetahui perilaku keruntuhan struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur, pola keruntuhan dan tingkat daktilitas struktur akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai target displacement dengan metode FEMA-356 sebesar 251,6mm untuk arah-x dan 210,6 mm arah-y sedangkan dengan metode ATC-40 didapatkan nilai 322,027mm untuk arah-x dan 229,491mm untuk arah-y. Level kinerja yang dihasilkan dari kedua metode tersebut adalah damage control dimana resiko korban jiwa manusia sangat kecil, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki dan bangunan masih mampu menahan beban gempa rencana yang terjadi. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relatifaman selama terkena beban gempa direncanakan.Tingkat daktilitas struktur bangunan berdasarkan SNI 1726:2002 adalah daktail parsial dengan nilai R aktual 4,07. Kata kunci: pushover, damage control, daktilitas.AbstractThe hospital is one of the public facilities that is included in an important category IV building so that earthquake resistant structure design is needed where the building must remain standing after being given the burden of the earthquake design. Pushover analysis is one of the methods used to analyze earthquake loads in order to determine the structural collapse behavior of earthquake loads. The purpose of this study is to determine and analyze the level of structural performance, the maximum base shear force held by the structure, the collapse pattern and the level of structural ductility due to earthquake loads. Based on the analysis results, the target displacement value obtained by the FEMA-356 was 251.6mm for the x-axis and 210.6mm for the y-axis while the ATC-40 obtained a value of 322.027mm for the x-axis and 229.491mm for the y-axis The level of performance produced by the two methods was damage control where the risk of human casualties was very small, the damage that occurs can still be repaired and the building is still able to withstand the burden of the designed earthquake. The structure collapse mechanism has strong column weak beam mechanism so that the structure of the building is relatively safe during the earthquake load. The ductility level of building based on SNI 1726:2002 was a partial ductile with the actual reduction factor, R was 4.07. Keywords: pushover analysis, damage control, ductility. AbstrakRumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang termasuk bangunan penting kategori IV sehingga dibutuhkan perencanaan struktur tahan gempa dimana bangunan harus tetap berdiri setelah diberikan beban gempa rencana. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis beban gempa guna mengetahui perilaku keruntuhan struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur, pola keruntuhan dan tingkat daktilitas struktur akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai target displacement dengan metode FEMA-356 sebesar 251,6mm untuk arah-x dan 210,6 mm arah-y sedangkan dengan metode ATC-40 didapatkan nilai 322,027mm untuk arah-x dan 229,491mm untuk arah-y. Level kinerja yang dihasilkan dari kedua metode tersebut adalah damage control dimana resiko korban jiwa manusia sangat kecil, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki dan bangunan masih mampu menahan beban gempa rencana yang terjadi. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relatifaman selama terkena beban gempa direncanakan.Tingkat daktilitas struktur bangunan berdasarkan SNI 1726:2002 adalah daktail parsial dengan nilai R aktual 4,07. Kata kunci: pushover, damage control, daktilitas.
Peran Komite Audit dalam Memoderasi Pengaruh Asimetri Informasi, Leverage dan Target Keuangan terhadap Manajemen Laba Saputra, Muhammad Ridho; Azmi, Ika Nur; Rusliyawati, Rusliyawati
Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS) Vol 7 No 1 (2025): August 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/ekuitas.v7i1.7601

Abstract

This study examines the moderating role of the audit committee within the Indonesian banking sector concerning the influences of information asymmetry, leverage, and financial targets on earnings management. Utilizing SPSS 26, the research conducts Moderated Regression Analysis (MRA) on secondary data derived from the financial statements of the top ten banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2023. The results demonstrate that leverage (p=0,001) significantly increases earnings management. Conversely, stringent regulations by Indonesia's Financial Services Authority (OJK), which promote transparency, explain why information asymmetry (p=0,407) and financial targets (p=0,075) exhibit no discernible impact. An efficient audit committee mitigates the effect of financial targets (p=0,046) on earnings management. However, due to structural complexity and monitoring limitations, the audit committee fails to directly moderate the influence of information asymmetry (p=0,506) and leverage (p=0,185). These findings support agency theory and signaling theory. The study recommends that audit committees adopt a more practical role in scrutinizing information asymmetry, leverage, and financial targets to constrain earnings manipulation risks.
Optimasi Portofolio Berbasis Prediksi Return Saham Menggunakan Hybrid XGBoost dan Improved Firefly Algorithm untuk Saham – Saham dalam Indeks LQ45 Saputra, Muhammad Ridho; Saepudin, Deni
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Portofolio merupakan kumpulan aset investasi yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau perorangan. Return yang maksimal dengan risk yang minimum adalah harapan bagi setiap investor. Namun dalam memprediksi pergerakan harga saham, kenaikan dan penurunan harga saham dari waktu ke waktu sulit ditebak. Oleh karena itu, machine learning digunakan untuk menjadi jalan keluar dalam mempelajari dan memprediksi data saham tersebut. Pada tugas akhir ini, model prediksi return saham menggunakan metode XGBoost dan Improved Firefly Algorithm. Hasil prediksi tersebut selanjutnya digunakan untuk pertimbangan membangun portofolio. Prediksi return saham yang lebih tinggi dari threshold akan masuk ke dalam portofolio. Dari saham yang sudah terseleksi, portofolio dibangun dengan menggunakan Equal Weight (EW). Portofolio dengan dan tanpa optimasi kemudian dibandingkan untuk mengetahui mean return, standar deviasi, dan Sharpe Ratio tertinggi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kinerja portofolio 7 saham dengan mempertimbangkan prediksi memiliki hasil terbaik apabila dibandingkan dengan portofolio dengan tanpa mempertimbangkan prediksi dengan mean return 0.0029, standar deviasi 0.0158, dan Sharpe Ratio 0.1837.Kata kunci-portofolio, prediksi return saham, xgboost, firefly algorithm, LQ45 
Sistem Ekonomi Liberal pada Masa Kolonial di Pedesaan Tri Sela Andani; Saputra, Muhammad Ridho; Yustina Sri Ekwandari
Edukasi IPS Vol. 6 No. 2 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.02.06

Abstract

Abstract In 1870 was a final stage of forced cultivation. An important law was passed that year, namely the agrarian lawa, wich was to regulate private entrepreneurs in acquiring land. And also issued sugar law that regulates the transfer of sugar companies into the hands of the private sevctor. With the end of this forced cultivation, then the implementation in Indonesia of a liberal colonial politics or liberal economy. The liberal economic system is an economic system wich in its implementation gives freedom to its people so that they can carry out economic activities or can run a business and will get as much profit as possible. This liberal economic system also highly upholds ownership rights to an individual and in market competition. With the liberation of economic life from all interventions to promote government and eliminate coercive elements of economic life the economic development of the Duts East Indies. This liberal era led to deeper economic penetration into the life of Indonesia society, especially in Java. The Javanese indigeneous people began to lease land to private Dutch parties. Keywords: Liberal economy, colonial period, forced cultivation rural in Java. Abstrak Pada tahun 1870 merupakan sebuah tahapan akhir dari adanya tanam paksa. Undang-undang penting disahkan pada tahun itu, yaitu undang-undang agrarian, yaitu untuk mengatur para pengusaha swasta untuk mendapatkan tanah. Dan juga dikeluarkannya hukum gula yang mengatur pengalihan perusahaan gula ketangan para swasta. dengan aberakhirnya tanam paksa ini, kemudian diterapkannya di Indonesia sebuah politik kolonial liberal atau ekonomi liberal. Sistem ekonomi liberal merupakan sebuah sistem ekonomi yang dimana dalam pelaksanaanya memberikan sebuah kebebasan terhadap masyarakatnya agar dapat melakukan aktivitas ekonomi atay dapat menjalankan usaha dan akan mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Sistem ekonomi liberal ini juga sangat menjunjung tinggi hak kepemilikan pada suatu individu dan dalam persainagn pasar. Dengan adanya pembebasan kehidupan ekonomi dari segala intervensi untuk mempromosikan pemerintah dan menghilangkan unsur-unsur koersif kehidupan ekonomi perkembangan ekonomi Hindia-Belanda. Pada era liberal ini menyebabkan penetrasi ekonomi yang lebih dalam kedalam kehidupan pada masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa. Para masyarakat penduduk pribumu Jawa mereka mulai menyewakan tanah kepada pihak swasta Belanda. Kata kunci: Ekonomi liberal, masa kolonial, tanam paksa, pedesaan di Jawa