Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBANGUNAN DESA MELALUI BUDAYA LITERASI DIPERPUSTAKAAN GRAHA AKSARA DESA RESAM LAPIS KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS septa, Septa Juliana; Adni, Dita Fisdian; Andriyus
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i1.7

Abstract

Pegabdian ini dengan judul “Pembanguanan Desa Melalui budaya Literasi Diperpustakaan Graha Aksara Desa Resam Lapis Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis” Pengabdian ini dilakuakan dengan tujuan untuk pembangunan Pustaka Desa melalui budaya literasi kepada masyarakat desa Resam lapis dan memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang pemanfaatan Pustaka desa serta memberikan bantuan buku bacaan kepada pustaka desa tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini melalui lima tahapan, yaitu tahapan observasi, pembuatan proposal, pelaksanaan kegiatan pengabdian, pembuatan laporan akhir pengabdian dan membuat artikel. Hasil nya adalah setelah dilaksanakan pengabdian dalam bentuk sosialisasi dan penyerahan buku bacaan anak-anak Untuk mengatasi masalah mitra mengenai fasilitas yang dibutuhkan dalam membangun desa melalui  budaya literasi diperpustakaan maka diberikan fasilitas yang dibutuhkan seperti menambahkan buku-buku bacaan untuk anak-anak berjumlah lima puluhdua buku
Pengembangan Kapasitas Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa: Studi Di Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Tahun 2024 Alzikri, Desri; Andriyus
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 2 No. 4 Desember 2025
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.24155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kapasitas Pemerintah Desa dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar, serta faktor-faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam pengembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas Pemerintah Desa Koto Tibun masih terbatas, khususnya dalam kompetensi sumber daya manusia, efektivitas kelembagaan, partisipasi masyarakat, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Hambatan utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman terhadap regulasi, minimnya pelatihan, dan kurangnya publikasi informasi anggaran kepada masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan adalah peningkatan pelatihan aparatur desa, penguatan kelembagaan desa, serta optimalisasi partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan anggaran.
Implementasi Good Governance Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Bukitraya Kota Pekanbaru Rosdi, Sindya Noveta; Andriyus
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 1 Januari 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.25590

Abstract

Kecamatan Bukit Raya sebagai lembaga pemerintahan tingkat Kecamatan memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan publik kepada warganya, seperti pengurusan surat pengantar perizinan dan lainnya. Namun, berdasarkan pengamatan dan keluhan dari beberapa warga, masih ditemukan sejumlah fenomena yang mencerminkan kekurangan dalam pelayanan publik di kantor kecamatan tersebut. Pelayanan publik di Kantor Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru masih menunjukkan adanya kendala dalam penerapan prinsip good governance. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penilitian bahwasannya pengimplementasian prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Kecamatan Bukitraya belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, dimana beberapa prinsip masih belum optimal. dikarekanan kurangnya sosialisasi layanan digital kepada masyarakat, sikap petugas yang belum sepenuhnya komunikatif dan ramah, serta keterbatasan pelatihan pegawai dalam menghadapi pelayanan berbasis teknologi. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kantor Kecamatan Bukit Raya perlu memperkuat kapasitas aparatur melalui pelatihan, meningkatkan sosialisasi dan pendampingan penggunaan layanan digital, membina sikap pegawai agar lebih responsif dan ramah, memaksimalkan penggunaan media digital sebagai sarana informasi dan pengaduan, serta melakukan evaluasi kinerja secara berkala guna memastikan penerapan good governance yang lebih optimal.
Implementasi Pelayanan Publik Berbasis Online Melalui Aplikasi Smart Kampung : Studi Di Kampung Perawang Barat Kabupaten Siak Gultom, Wawan Agustiono; Andriyus
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 2 April 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.26258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Pelayanan Publik Berbasis Online Melalui Aplikasi Smart Kampung. Penelitian dilaksanakan dengan  metode kuantitatif tipe deskriptif. Pupulasi dan sampel penelitian ini yaitu Kepala desa atau penghulu kampung Perawang Barat, Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, Staff Admin Website Perawang Barat, dan Masyarakat Kampung Perawang Barat.   Pada penelitian ini memakai indikator  berwujud (tangible), kehandalan (realiability), Respon (Responsive), Jaminan (Assurance), Empati (Empaty). Berdasarkan setiap indikator penelitian yang telah dilakukan kesimpulan dari Implementasi Pelayanan public berbasis online melalui aplikasi smart kampung  Di Kampung Perawang Barat Kabupaten Siak sudah cukup terlaksana. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal yang harus di perhatikan dalam implementasi pelayan public berbasis online melalui aplikasi smart kampung di kampung Perawang Barat untuk dapat mencapai tingkat implementasi yang baik. Seperti halnya, diperlukannya sosialiasi atau pelatihan yang sama rata untuk seluruh masyarakat agar mereka dapat mengurus  dari rumah sebab pemahaman masyarakat terkait perkembangan dunia tekhnologi masih tergolong rendah, menolak adanya pemberian uang sebagai  ucapan terimahkasi sebab akan terkesan berbayar,   di perlukan adanya wifi gratis yang dapat di akses oleh masyarakat yang tidak memiliki kuota internet agar tidak menambah biaya dalam pengurusan surat yang dibutuhkan masyarakat.
Implementasi Layanan Pemeliharaan Arsip Keluarga (LAPAK) Oleh Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Pekanbaru Ildo, Armadinsyah; Andriyus
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 2 April 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.26363

Abstract

Pemeliharaan arsip keluarga merupakan aspek penting dalam menjaga warisan dan sejarah keluarga. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, layanan pemeliharaan arsip keluarga menjadi suatu kebutuhan yang mendesak. Melalui penyelenggaraan layanan ini, kita dapat memastikan bahwa informasi dan dokumen penting tentang keluarga kita terjaga dengan baik, LAPAK merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang dirancang dengan tujuan memberikan akses penuh kepada masyarakat dalam hal pemeliharaan arsip keluarga melalui metode enkapsulasi.Penelitian ini menggunakan tipe survey deskriptif dengan metode kualitatif.Penelitian kualitatif sendiri merupakan metode yang menghasilkan data deskriptif yang berupa tulisan-tulisan atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.Dalam penelitian ini juga informan diutamakan dan di hargai, sehingga dapat menemukan apa yang dimaksud dengan fakta fenomenologis. Dalam menjalankan program layanan masih terdapat beberapa kendala yang dialami oleh tim pelayanan dan juga masyrakat yang menggunakan layanan, seperti website yang tidak bisa dibuka atau di akses,semua dinas yang terlibat dalam program ini juga jelas, susunan kepemimpinan di layanan ini juga sudah jelas, serta adanya evaluasi yang dilakukan oleh dinas terkait Jumlah sasaran layanan yakni masyarakat kota pekanbaru masih terlalu minim yang menggunakan layanan ini mungkin disebab oleh masih kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya arsip.Tim yang ditunjuk sudah melakukan tugas nya dengan baik, hanya saja terkadang terhambat oleh perangkat teknologi atau komputer yang sering mengalami gangguan yang akan menghambat proses digitalisasi arsip.