Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meniran (Phyllanthus urinaria) : Tinjauan Farmakologi, Fitokimia, Dan Toksikologi Thong, Vertirico; Meisa, Devina; Julianti, Beti; Putri, Jelita Annisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16169

Abstract

Kandungan kimiawi tanaman ini, seperti saponin, flavonoid, dan polifenol, menunjukkan adanya aktivitas farmakologis yang signifikan, termasuk sifat-sifat antioksidan dan immunomodulator. Selain itu, penting untuk memahami aspek toksikologi meniran guna memastikan keamanan penggunaannya dalam pengobatan. Dalam menguraikan informasi tentang pemanfaatan tradisional Meniran untuk pengobatan dan komposisi fitokimianya, penelitian ini menggunakan dua metode utama, yaitu pencarian sistematis literatur dan analisis tematik. Meniran memiliki peran yang penting dalam berbagai budaya sejak berabad-abad lalu. Tanaman ini digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai diuretik, ekspektoran, peluruh haid, penambah nafsu makan, obat demam, diare, dan penyakit kuning, dengan metode konsumsi yang beragam dari segar hingga ekstrak. Meniran memiliki potensi sebagai bahan yang berharga dalam pengobatan alami, namun perlu perhatian terhadap dosis dan efek toksikologisnya untuk penggunaan yang aman dan efektif dalam pengobatan tradisional.
Review Jurnal Daun Sembung (Blumea balsamifera) Sebagai Tanaman Obat Modern Putri, Jelita Annisa; Hakim, Ali Rakhman; Amanda, Era Dea; Ihyadin, Hafiz; Irpiana, Irma; Putri, Lidia Risma
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.818

Abstract

Background: The use of traditional medicinal plants in Indonesia has long been an integral part of public health culture, one of which is sembung leaf (Blumea balsamifera). This plant is widely known for its bioactive compounds such as flavonoids, essential oils, triterpenoids, and alkaloids, which contribute to its antibacterial, antioxidant, anti-inflammatory, and potential anticancer activities. Objective: This article aims to review recent research findings on the chemical constituents and biological activities of sembung leaf through a literature review approach. Method: This study employed a journal review method by collecting and analyzing scientific articles that discuss Blumea balsamifera. Results: Based on the analysis of several studies, sembung leaf has been proven to possess strong antibacterial and antioxidant activities, as well as potential as an anticancer and anti-inflammatory agent. However, although its benefits have been demonstrated in vitro, further clinical research is needed to confirm its efficacy and safety in modern medicine. This review is expected to serve as a foundation for the future development of herbal medicines based on sembung leaf. Conclusion: Blumea balsamifera is a medicinal plant with great potential in modern therapeutics. Moreover, its widespread traditional use further supports its efficacy in herbal medicine.