Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FERMENTASI PERIKANAN TRADISIONAL TERASI REBON (Acetes sp.) PADA UMKM FAMILI DAN POKLAHSAR CAHAYA JAYA KECAMATAN MUNCAR, BANYUWANGI Dewi Mutamimah; Novitasari, Ani; Maulana, Wahyu Rifqi; Hasanah, Finatun
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2557

Abstract

Terasi is a form of processed rebon shrimp which is widely circulating in Indonesia. Terasi is one of product diversifications resulting from fermentation based on trash fish and rebon shrimp with the addition of salt or other additives in the shape of paste or powder with a distinctive terasi flavor. The purpose of salt addition is to obtain certain condition allow halotolerant microorganisms to react to produce certain food products with unique characteristics such as terasi products. This research used a descriptive method with data collection techniques through primary and secondary data. Data collection was carried out by observation, interviews, active participation, and literature study. The research results at MSME Family and MSME Poklahsar Cahaya Jaya, Muncar District, Banyuwangi Regency among others the raw material used in product processing is rebon shrimp (Acetes sp.) obtained from Banyuwangi Muncar coastal waters. Rebon shrimp mixed with 20-25% salt of the total fish weight. Furthermore, the fermentation process was carried out for some time and dried in the sun and the final product will be packaged with PE plastic for the UMKM Famili and plastic jar packaging for the UMKM Poklahsar Cahaya Jaya, Muncar District. Resulted terasi has a distinctive flavor of terasi, dry characteristics with the shape of solids in the MSME Famili and has dry characteristics in the form of powder and granules in the MSME Poklahsar Cahaya Jaya, has a moisture content below 45%, and a salt content of 15-20%.
Pelapasan, Edukasi, dan Sosialisasi Konservasi Penyu di Pesisir Gumuk Kantong Banyuwangi  Adharani, Nadya; Nandya Fitri Rachmawati; Ghisella Ayu Rahmawati; Dewi Mutamimah; Siti Tsaniyatul Miratis Sulthoniyah
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Том 5 № 2 (2025): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/bakti.5.2.46-55

Abstract

Pantai Gumuk Kantong Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata di Banyuwangi yang tiga tahun belakang ini terkenal. Salah satu spot yang sering dikunjungi wisatawan adalah area konservasi penyu yang dikelola Pokdarwis Gumuk Kantong. Dalam tiga tahun terkahir ini upaya dilakukan dalam pengembangan konservasi penyu, salah satunya adalah pengadaan sarana dan prasarana tempat penyimpanan telur penyu. Namun masalah yang masih dihadapi Pokdarwis adalah kesadaran masyarakat setempat dan pengunjung yang hadir (wisatawan) dalam menjaga, melindungi, dan upaya melestarikan penyu agar populasinya tetap ada. Melalui kegiatan pengabdian, tim dosen Prodi. Teknologi Hasil Perikanan UNIBA melakukan pendampingan berupa edukasi, sosialisasi, serta pelepasan tukik di pesisir Gumuk Kantong Banyuwangi. Tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi observasi, edukasi dan sosialisasi, serta pelepasan tukik. Sasaran peserta adalah mahasiswa, wisatawan yang sedang berkunjung, dan masyarakat setempat. Hasil yang diperoleh adalah proses edukasi dan sosialisasi berjalan dengan baik dan diikuti kurang lebih 40peserta, serta pemahaman peserta terkait pentingnya melakukan konservasi penyu untuk menjaga kestabilan pupulasi. Kegiatan pelepasan tukik, dilakukan di akhir acara dengan melepas 40 ekor penyu yang berumur dua minggu.