Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparative Analysis of Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) in Patients with P.falcifarum and P.vivax Malaria at Biak General Hospital hidayah, Fathul; Sri Wahyuni; Samperura, Herdi; Fita Sari
Pena Medika : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2025): PENA MEDIKA: JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

P.falciparum and P.vivax infections elicit an immune response manifesting as inflammation, which is typified by alterations in various hematological parameters, including ESR. The objective of this study was to analyze the disparities in ESR values between P. falciparum and P. vivax infections. The study design employed an analytical approach, utilizing a cross-sectional study design. The population and sample consisted of 20 malaria patients at Biak General Hospital, including 9 confirmed P.falciparum infections and 11 P.vivax infections. The mean ESR values for P.falciparum infection were 32.8 mm/1 hour for males and 40.5 mm/1 hour for females. For P. vivax infection, the values were 36.4 mm/1 hour for males and 45.8 mm/1 hour for females. The ESR comparison between P. falciparum and P. vivax exhibited a significance value of 0.08>0.05, and the ESR comparison based on positivity level demonstrated a significance value of 0.253>0.05. A thorough examination of the results reveals that there is no statistically significant difference in the ESR values between P.falciparum and P.vivax infections in patients suffering from malaria.
Analisis Perbandingan Kadar Hemoglobin pada Infeksi P. falcifarum dan P. vivax Pasien Malaria di RSUD Biak Hasanah, Fathul Hidayatul; Wahyuni, Sri; Samperura, Herdi; Sari, Fita
Smart Society Empowerment Journal Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v5i2.103913

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan keadaan klinis yang sering terjadi pada pasien malaria dengan ditandaipenurunan kadar hemoglobin dan tingkat penurunan dipengaruhi oleh patogenistas spesies Plasmodium. Indonesia memiliki daerah endemi Malaria salah satunya Papua, spesies Plasmodium dominan yang ditemukan P.falcifarum dan P.vivax. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kadar hemoglobin dengan infeksi P.falcifarum dan P. vivax pada pasien malaria di RSUD BiakMetode: Rancangan penelitian yang terapkan yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional, responden merupakan pasien malaria di RSUD Biak sebanyak 20 orang yang terdiri dari 9 positif infeksi P.falcifarum dan P. vivax sebanyak 10 orang. Pelaksanaan penelitian Maret 2023.Hasil dan pembahasan: Hasil yang diperoleh pada infeksi P.falcifarum laki-laki 80% anemia ringan dengan rerata kadar hemoglobin 11,3 gr/dl, perempuan 25% anemia sedang dan 50% anemia ringan dengan kadar hemoglobin 9,3 gr/dl. Pada infeksi P.vivax 16,6% pasien malaria perempuan mengalami anemia berat, 16,6% sedang dan 66,8% ringan dengan rata-rata kadar hemoglobin 10,4 gr/dl, sedang pada pasien laki-laki 25% mengalami anemia sedang, 75% anemia ringan dengan nilai rata-rata 9,5 gr/dl. Berdasarkan uji perbandingan didapatkan nilai sig 0,169 >0,05 atau tidak ada perbedaan antara kadar hemoglobin pada infeksi P.falcifarum dan P. vivax.Kesimpulan: Pasien malaria mengalami anemia dengan derajat ringan sampai berat, penurunan kadar hemoglobin yang disebabkan infeksi P.falcifarum dan P. vivax tidak memiliki perbedaan yang signifikan.