Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN HUKUM ADAT DALAM PENEGAKAN KETERTIBAN MASYARAKAT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Endah, Ranti Suminar; Shaleh, Muhammad Noor
Mitsaqan Ghalizan Vol. 4 No. 2 (2024): Mitsaqan Ghalizan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mg.v4i2.8888

Abstract

In many indigenous communities, disputes are usually resolved through deliberation or a family approach involving traditional leaders, religious leaders or respected third parties. In this process, efforts are made to reach a solution that is favorable to all parties, without considering who is right or wrong, but rather the goal of restoring peace and harmony in the community. On the other hand, in the perspective of Islamic law, dispute resolution is seen from the point of view of justice based on the principles of sharia. The plurality of laws is interesting to review how they harmonize in their role in regulating community order. This research uses qualitative research methods classified as normative legal research with a conceptual approach. The results of this study indicate that customary law is one of the bases for judges to decide a case based on the law if the judge does not find a basis for deciding on written law. Enforcement of public order is also seen as a very important obligation from the perspective of Islamic law. Islamic law provides a clear outline of how to build a just, safe and peaceful society.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Digital Bermuatan Literasi Hukum dalam Memitigasi Bullying di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya Ni'mah, Nurun; Endah, Ranti Suminar
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/zgp06m63

Abstract

Permasalahan bullying di sekolah dasar masih menjadi tantangan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan iklim belajar siswa. Kurangnya pemahaman guru dan siswa terhadap aspek hukum membuat penanganan kasus sering tidak efektif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan bahan ajar digital bermuatan literasi hukum untuk memitigasi bullying di SDN 6 Langkai Kota Palangka Raya. Kegiatan dilakukan melalui lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan pembuatan bahan ajar digital, penerapan di kelas, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program di sekolah. Instrumen evaluasi dalam kegiatan ini dilakukan dengan lembar observasi dan angket kemudian analisis dilakukan adalah analisis statistik sederhana. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru tentang literasi hukum (dari 33,3% menjadi 100%) dan kemampuan membuat media digital interaktif (dari 16,7% menjadi 94,4%). Selain itu, terjadi penurunan kasus bullying hingga 60% dalam satu semester serta peningkatan partisipasi siswa sebagai agen perubahan anti-bullying. Hasil ini menunjukkan dampak awal yang signifikan, meskipun evaluasi jangka panjang masih dibutuhkan untuk menilai keberlanjutan pengaruh program secara menyeluruh. Training on Developing Digital Teaching Materials Incorporating Legal Literacy for Mitigating Bullying in Elementary Schools in Palangka Raya Abstract Bullying in elementary schools remains a serious challenge, impacting students' psychological well-being and learning environment. Teachers' and students' lack of understanding of legal aspects often makes case handling ineffective. This program aims to improve teachers' capacity in developing digital teaching materials containing legal literacy to mitigate bullying at SDN 6 Langkai, Palangka Raya City. The program is carried out in five stages: outreach, training in creating digital teaching materials, classroom implementation, mentoring and evaluation, and strengthening the program's sustainability in schools. The evaluation instruments used were observation sheets and questionnaires, followed by simple statistical analysis. The results showed a significant increase in teachers' understanding of legal literacy (from 33.3% to 100%) and their ability to create interactive digital media (from 16.7% to 94.4%). Furthermore, there was a 60% decrease in bullying cases within one semester, as well as an increase in student participation as anti-bullying change agents. These results indicate a significant initial impact, although long-term evaluation is still needed to assess the program's overall sustainability.
Sinkronisasi Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja: Analisis Keterserapan Alumni Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara Muhammad Noor Shaleh; Ranti Suminar Endah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keterserapan alumni Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam dunia kerja serta menganalisis tantangan hukum dan administrasi yang memengaruhi proses tersebut. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis dan metode deskriptif-kualitatif, data diperoleh dari tracer study, wawancara, dan dokumen hukum terkait pendidikan tinggi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar alumni berhasil terserap di dunia kerja, namun sebagian lainnya masih menghadapi waktu tunggu yang cukup panjang atau bekerja tidak sesuai bidang studi. Dalam perspektif hukum administrasi negara, fenomena ini mencerminkan masih lemahnya sinkronisasi antara regulasi pendidikan dan kebutuhan pasar kerja, serta terbatasnya intervensi negara dalam menjamin akuntabilitas perguruan tinggi, khususnya yang berbasis swasta. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi lemahnya akuntabilitas kelembagaan, tumpang tindih regulasi, keterbatasan kapasitas administratif internal kampus, dan minimnya perlindungan hukum terhadap alumni. Temuan ini menekankan pentingnya reformasi tata kelola hukum dan administrasi pendidikan tinggi guna meningkatkan keterhubungan antara pendidikan dan ketenagakerjaan secara lebih sistemik dan berkeadilan