Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Idiomatik pada Berita Kriminal dalam Surat Kabar Berbasis Media Online Bengkulu Today Edisi Juni 2022 Lizentiya; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i2.433

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini ialah bagaimanakah bentuk dan makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis Media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bentuk dan makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis Media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode contect analysis (analisis isi) yang bebentuk kepustakaan (library research). Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, catat, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah teknik pengujian kepercayaan (credibility) yang terdiri dari dua cara, yaitu meningkatkan ketekunan dan menggunakan bahan referensi. Sumber data yang diambil dari penelitian ini adalah surat kabar berbasis Media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022. Bentuk dan Makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022, yaitu Makna idiomatik pada berita kriminal dalam surat kabar berbasis media Online Bengkulu Today edisi Juni 2022 terdapat 20 bentuk-bentuk idiomatik, diantaranya 3 Idiomatik Bagian Tubuh, yaitu Unjuk Gigi, Tubuh Korban, dan Tangkap Tangan, 1 Idiomatik Panca Indra, yaitu Pekik Nyaring, 1 Idiomatik Nama Warna, yaitu Lampu Merah, 8 idiomatik benda alam, yaitu Senjata Api, Barang Bukti, Anak Bangsa, Obat Rindu, Nusantara Gemilang, Balik Papan, Meninggal Dunia, dan Barang Haram, 2 idiomatik nama binatang, yaitu Elang Jupi dan Gading Cempaka, idiomatik bagian tumbuh-tumbuhan, yaitu Kampung Jeruk, Taba Jambu, dan Pondok Kelapa, 3 idiomatik bilangan, yaitu Kelapa Dua, Pematang Tiga.