Rais Khasanah, Heti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Efektifivitas Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum) Sebagai Hemostasis Terhadap Luka Potong Pada Mencit Jantan Galur Swiss-Webster Septiani Putri, Tria; Rais Khasanah, Heti; Irnameria, Dira; Farizal, Jon; Pudiarifanti, Nadia
Jurnal Pharmacopoeia Vol 1 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.392 KB) | DOI: 10.33088/jp.v1i2.264

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun rambutan (Nephelium lappaceum). Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa daun rambutan memiliki senyawa berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, dimana flavonoid dan tanin merupakan senyawa utama yang berperan dalam proses hemostasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum). Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperiment laboratorium dengan desain penelitian yaitu Posttest Only Control Group Design. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan efek yang bermakna pada ekstrak daun rambutan. Dalam hal ini ekstrak daun bandotan memiliki efek yang paling efektif sebagai hemostatis dan berbeda nyata dengan pemberian povidon iodin sebagai pembanding.  Ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 10% , 20% , dan 40% dapat memberikan efek hemostatis pada mencit. Pemberian ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 40 % memberikan efek hemostatis yang efektif dengan waktu perdarahan yang lebih singkat yaitu 154,92 detik, tetapi efeknya belum seoptimal dengan pemberian povidon iodin sebagai pembanding.
PEMANFAATAN EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELLA (Hibiscus Sabdariffa L) DALAM FORMULASI LIP BALM Dwi Ramadhani, Wulan; Rais Khasanah, Heti; Krisyanella; Putri, Ovie Panca
Jurnal Pharmacopoeia Vol 2 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v2i2.486

Abstract

Lip balm merupakan sediaan kosmetik dengan komponen utama yaitu lilin, lemak dan minyak dari ekstrak alami dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kekeringan pada bibir. Bunga rosella dapat memberikan efek melembabkan karena banyak mengandung zat yang berguna pada bibir, bunga rosella ini identik dengan rasa asam sehingga memberikan sensasi segar, rasa asam pada bunga rosella adanya kandungan vitamin c, asam sitrat, asam malat serta glikolik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Karakteristik Sediaan Lip Balm Ektrak Etanol Bunga Rosella (hibiscus sabdariffa L) dengan beberapa variasi konsentrasi 1,5%, 2,5%, dan 3,5%. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Eksperimental. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada sediaan lip balm dari ekstrak etanol bunga rosella (hibiscus sabdariffa L) pada formula 0, I, II, dan III memenuhi syarat uji organoleptis, uji homogenitas, uji ph, uji titik lebur, stabilitas sediaan, uji daya sebar, uji daya oles, dan uji iritasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa karakteristik formula 0, I, II, dan III memenuhi standar lip balm pada uji organoleptis, uji homogenitas, uji ph, uji titik lebur, stabilitas sediaan, uji daya sebar, uji daya oles, dan uji iritasi. Sedangkan pada uji hedonik (kesukaan) formula III adalah formula yang paling disukai dengan tingkat kesukaan terhadap warna, tekstur dan aroma paling tinggi.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Obat Analgetik Antipiretik Secara Swamedikasi pad Kampus Kesehatan dan Non Kesehatan di Kota Bengkulu Rais Khasanah, Heti; Baharyati, Delta; Permata Sari, Tara
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 3 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i3.9511

Abstract

Background: Self-medication is a common self-medication practice among the public, drugs often used for self-medication are analgesic and antipyretic drugs. Knowledge of the use of these drugs is crucial to ensure safe and effective self-medication and to avoid unwanted side effects. Objective: The study aims to determine the level of student knowledge regarding the use of analgesic and antipyretic drugs by self-medication on Health and Non-Health campuses in Bengkulu City. Method: The study used a descriptive quantitative method using a cross-sectional research design using a questionnaire sheet of 11 questions with a total of 100 Health students and 100 Non-Health students. The sampling technique was accidental sampling. Results: The results show that from the age level of Health students and Non-Health students, respondents aged 19-22 years were more willing to be respondents. The gender of respondents from Health students and Non-Health students showed that female students were more willing to be respondents. Based on the level of knowledge of Health students, the categories were good (74%), sufficient (23%), and less (3%). While the level of knowledge of Non-Health students was good (66%), sufficient (29%), and less (5%). So the Mann Whitney U result has a significant value of 0.038 <0.05, which means there is a significant difference in the level of knowledge between Health students and Non-Health students regarding the use of antipyretic analgesic drugs for self-medication. Conclusion: The level of knowledge of Health students is higher (74%) than that of non-health students (66%).