Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan teh kombucha untuk kesehatan dan kecantikan kulit pada masyarakat di Kabupaten Maros Dwi Rantisari, Andi Meinar; Sulfiani, Sulfiani; Rosmayanti, Vivit; Saleh, Adriandy
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023553

Abstract

Pemanfaatan Kombucha bukan hanya sebagai minuman probiotik untuk mengatasi permasalahan metabolisme tubuh tapi juga memiliki banyak manfaat untuk memelihara kesehatan kulit dan mengatasi permasalahan kesehatan yang bermanifestasi pada kulit. Kombucha kaya akan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas untuk mencegah penuaan dini, dan juga mengandung berbagai macam nutrisi yang bermanfaat untuk kulit seperti vitamin B2, B6 dan B12. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 07 Desember 2022 dan disajikan dalam bentuk edukasi tentang manfaat teh kombucha bagi kesehatan kulit dan praktik pembuatan minuman fermentasi probiotik teh kombucha. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros yang dihadiri oleh 33 perserta terdiri dari aparat desa dan ibu-ibu PKK setempat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat tentang pembuatan minuman fermentasi probiotik dari teh kombucha sebagai minuman untuk membantu menjaga kesehatan kondisi kulit dari dalam dan juga dapat dimanfaatkan sebagai toner untuk menghidrasi kulit wajah. Metode yang digunakan meliputi persiapan tempat pelatihan, pengisian absensi peserta dan kuisioner, pembukaan acara pelatihan, pelaksanaan dan pelatihan pembuatan minuman kombucha serta dosis dan cara konsumsi kombucha. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa informasi tentang pemanfaatan kombucha sebagai minuman fungsional bagi kesehatan kulit sebagian besar belum diketahui oleh masyarakat Desa Moncongloe. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu memahami materi edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dan mampu membuat minuman fungsional berbahan dasar fermentasi probiotik kombucha.
Identification of Rationality and Potential Drug Interactions in Preeclampsia Patients with Comorbidities Awaluddin, Nurhikma; Zafira Dedy, Nadya Aliyah; Dwi Rantisari, Andi Meinar; Murtiadi, Nadya Nur Aulia
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.23764

Abstract

Preeclampsia is one of the pregnancy complications that constitutes a major cause of maternal and fetal morbidity and mortality. Its management requires the rational and safe use of medications, as there is a potential for drug interactions that may affect therapeutic outcomes. This study aimed to evaluate the rationality of drug use and potential drug interactions in preeclampsia patients in the inpatient ward of Pertiwi Mother and Child Hospital, Makassar. This research employed a descriptive method with a retrospective approach, utilizing medical records of preeclampsia patients from January 2024 to January 2025. The evaluation of rationality was based on the “four rights” principle: right indication, right drug, right dose, and right time of administration. The results of this study showed that the majority of patients received rational pharmacotherapy, with nifedipine being the most commonly used antihypertensive drug. The potential drug interactions identified were predominantly of moderate severity. The findings indicate that, overall, drug use among preeclampsia patients in this hospital has not yet been fully rational, and the presence of potential drug interactions requires careful consideration in clinical practice.
Identification of Rationality and Potential Drug Interactions in Preeclampsia Patients with Comorbidities Awaluddin, Nurhikma; Zafira Dedy, Nadya Aliyah; Dwi Rantisari, Andi Meinar; Murtiadi, Nadya Nur Aulia
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.23764

Abstract

Preeclampsia is one of the pregnancy complications that constitutes a major cause of maternal and fetal morbidity and mortality. Its management requires the rational and safe use of medications, as there is a potential for drug interactions that may affect therapeutic outcomes. This study aimed to evaluate the rationality of drug use and potential drug interactions in preeclampsia patients in the inpatient ward of Pertiwi Mother and Child Hospital, Makassar. This research employed a descriptive method with a retrospective approach, utilizing medical records of preeclampsia patients from January 2024 to January 2025. The evaluation of rationality was based on the “four rights” principle: right indication, right drug, right dose, and right time of administration. The results of this study showed that the majority of patients received rational pharmacotherapy, with nifedipine being the most commonly used antihypertensive drug. The potential drug interactions identified were predominantly of moderate severity. The findings indicate that, overall, drug use among preeclampsia patients in this hospital has not yet been fully rational, and the presence of potential drug interactions requires careful consideration in clinical practice.