Destiani, Deassy Marlia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Self-Disclosure dan Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Kesejahteraan Subjektif pada Anggota GERKATIN di Surabaya Syah Putra, Wisnu Aji; Kasyfillah, Muhammad Haidarsyah; Aulia, Nida Rivdah; Astuti, Feti; Destiani, Deassy Marlia; Fitria, Nur Ida
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v3i2.2068

Abstract

Kesejahteraan subjektif merupakan aspek penting yang memerlukan perhatian, terutama dalam memahami perbedaan tingkat kesejahteraan subjektif antara orang dengan dan tanpa disabilitas. Studi ini mengkaji pengaruh pengungkapan diri dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif di kalangan anggota Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN) di Surabaya. Desain kuantitatif korelasi dan 30 anggota GERKATIN dipilih melalui teknik sampling acak untuk berpartisipasi dalam studi ini. Tiga instrumen utama digunakan dalam studi ini: Revised Self-Disclosure Scale (RSDS), Skala Dukungan Sosial, dan Skala Kesejahteraan Subjektif. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data dan menentukan hubungan serta pengaruh antara variabel. Hasil menunjukkan bahwa pengungkapan diri dan dukungan sosial bersama-sama menjelaskan 7,9% varians dalam kesejahteraan subjektif. Hal ini menyarankan bahwa meningkatkan kedua variabel tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan anggota GERKATIN. temuan ini memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan intervensi dan program dukungan bagi individu dengan disabilitas, terutama untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
INTERVENSI MENULIS EKSPRESIF SEBAGAI PENDEKATAN PSIKOLOGIS UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN ANAK SEKOLAH DASAR Destiani, Deassy Marlia; Dewi, Innayah Kusuma; Maghfira, Sabila Sabila; Sariani, Sindi; Azizah, Aulia Afna Nurfitria
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Anxiety constitutes an emotional response to perceived threats that impacts the physiological, cognitive, and behavioral aspects of elementary school students. If left unaddressed, excessive anxiety may impede children’s learning processes and socio-emotional development. Grounded in Pennebaker’s theory, which posits that processing emotional experiences through writing reduces physiological activation, this study examined the effectiveness of an expressive writing intervention in alleviating anxiety among students in Yogyakarta. Employing a quantitative pre-experimental one-group pretest–posttest design, the study involved a four-day intervention. Fourteen fifth-grade students exhibiting moderate-to-high anxiety were selected via purposive sampling, with data collected using the Indonesian version of the Spence Children’s Anxiety Scale (SCAS). Paired-sample t-test results indicated a significant 20.6% reduction in anxiety levels (p < 0.05). These findings confirm that expressive writing is an effective emotional regulation strategy for reducing anxiety in elementary school-aged children. Keywords: Expressive writing; child anxiety; elementary school. ABSTRAK: Kecemasan merupakan respons emosional terhadap ancaman yang dapat memengaruhi aspek fisiologis, kognitif, dan perilaku anak sekolah dasar. Jika tidak ditangani, kecemasan berlebih dapat menghambat proses belajar dan perkembangan sosial-emosional anak. Berdasarkan teori Pennebaker, pengalaman emosional melalui tulisan (menulis ekspresif) dapat menurunkan aktivasi fisiologis dan meningkatkan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas intervensi menulis ekspresif dalam menurunkan tingkat kecemasan siswa sekolah dasar di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest design dengan intervensi selama empat hari. Sebanyak 14 siswa kelas V yang memiliki skor kecemasan sedang hingga tinggi dipilih melalui teknik purposive. Instrumen yang digunakan adalah Skala Kecemasan Anak Spence (SCAS) versi terjemahan Indonesia. Hasil uji paired-sample t-test menunjukkan penurunan tingkat kecemasan secara signifikan sebesar 20.6% (p < .05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa intervensi menulis ekspresif efektif sebagai strategi regulasi emosi untuk menurunkan kecemasan pada anak usia sekolah dasar. Kata kunci: menulis ekspresif; kecemasan anak; sekolah dasar.
INTERVENSI MENULIS EKSPRESIF SEBAGAI PENDEKATAN PSIKOLOGIS UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN ANAK SEKOLAH DASAR Destiani, Deassy Marlia; Dewi, Innayah Kusuma; Maghfira, Sabila Sabila; Sariani, Sindi; Azizah, Aulia Afna Nurfitria
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Anxiety constitutes an emotional response to perceived threats that impacts the physiological, cognitive, and behavioral aspects of elementary school students. If left unaddressed, excessive anxiety may impede children’s learning processes and socio-emotional development. Grounded in Pennebaker’s theory, which posits that processing emotional experiences through writing reduces physiological activation, this study examined the effectiveness of an expressive writing intervention in alleviating anxiety among students in Yogyakarta. Employing a quantitative pre-experimental one-group pretest–posttest design, the study involved a four-day intervention. Fourteen fifth-grade students exhibiting moderate-to-high anxiety were selected via purposive sampling, with data collected using the Indonesian version of the Spence Children’s Anxiety Scale (SCAS). Paired-sample t-test results indicated a significant 20.6% reduction in anxiety levels (p < 0.05). These findings confirm that expressive writing is an effective emotional regulation strategy for reducing anxiety in elementary school-aged children. Keywords: Expressive writing; child anxiety; elementary school. ABSTRAK: Kecemasan merupakan respons emosional terhadap ancaman yang dapat memengaruhi aspek fisiologis, kognitif, dan perilaku anak sekolah dasar. Jika tidak ditangani, kecemasan berlebih dapat menghambat proses belajar dan perkembangan sosial-emosional anak. Berdasarkan teori Pennebaker, pengalaman emosional melalui tulisan (menulis ekspresif) dapat menurunkan aktivasi fisiologis dan meningkatkan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas intervensi menulis ekspresif dalam menurunkan tingkat kecemasan siswa sekolah dasar di Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest design dengan intervensi selama empat hari. Sebanyak 14 siswa kelas V yang memiliki skor kecemasan sedang hingga tinggi dipilih melalui teknik purposive. Instrumen yang digunakan adalah Skala Kecemasan Anak Spence (SCAS) versi terjemahan Indonesia. Hasil uji paired-sample t-test menunjukkan penurunan tingkat kecemasan secara signifikan sebesar 20.6% (p < .05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa intervensi menulis ekspresif efektif sebagai strategi regulasi emosi untuk menurunkan kecemasan pada anak usia sekolah dasar. Kata kunci: menulis ekspresif; kecemasan anak; sekolah dasar.