Lutfiyatul Wafiyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Project-Based Learning (PjBL) terhadap Creative Thinking dan Creative Performance Siswa SMP dalam Pembelajaran IPA Lutfiyatul Wafiyah; Supeno, Supeno; Rusdianto, Rusdianto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i2.2619

Abstract

Keterampilan creative thinking dan creative performance siswa dalam pembelajaran ilmiah masih relatif rendah. Hal tersebut disebabkan oleh metode pengajaran yang kurang inovatif yang tidak mempromosikan investigasi otonom dan pemecahan masalah. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) berawal dari cara untuk meningkatkan pemikiran dan kinerja kreatif. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menilai dampak model PjBL terhadap pemikiran kreatif dan kinerja siswa SMP dalam pembelajaran IPA. Pendekatan yang digunakan adalah eksperimen kuasi menggunakan desain kelompok kontrol posttest-only, dengan dua kelompok siswa: kelas eksperimen menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang menerapkan metode konvensional. Dalam penelitian ini, creative thinking dianalisis berdasarkan aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration, sementara creative performance dinilai berdasarkan indikator novelty, resolution, dan elaboration & synthesis. Penelitian ini menemukan bahwa siswa yang belajar menggunakan paradigma PjBL mengungguli kelompok kontrol dalam hal pemikiran kreatif dan kinerja. Dengan demikian, paradigma PjBL telah terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kinerja kreatif siswa dalam pendidikan IPA. Oleh karena itu, disarankan agar penerapan model PjBL digunakan lebih luas dalam pendidikan IPA SMP untuk mendorong siswa berpikir lebih kreatif dan aktif saat memecahkan masalah keilmuan.
Pandangan Mahasiswa terhadap ChatGPT sebagai Alat Bantu dalam Proses Pembelajaran dan Pembentukan Pengetahuan Nadia Azdka Sri Wahyuni; Sofi Widiastuty; Lutfiyatul Wafiyah; Trisnaningtyas Novella Ramadhani; Suratno Novella Suratno; I Ketut Mahardika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pandangan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran dan pembentukan pengetahuan di era digital. Seiring meningkatnya integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam pendidikan, penting untuk memahami bagaimana siswa memanfaatkan, menilai manfaat, serta menghadapi tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Sampel terdiri dari 40 siswa yang dipilih secara acak dan diberikan kuesioner skala Likert 1–4 melalui Google Forms. Instrumen penelitian meliputi pernyataan positif dan negatif terkait persepsi kemudahan penggunaan, akurasi informasi, motivasi belajar, serta potensi ketergantungan terhadap teknologi. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis tematik untuk mengungkap pola pemaknaan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pandangan positif terhadap ChatGPT. Sebagian besar responden menyatakan bahwa ChatGPT mudah digunakan, membantu memahami materi yang sulit, serta meningkatkan efisiensi belajar. Namun, terdapat kekhawatiran terkait potensi ketergantungan dan tingkat akurasi informasi yang tidak selalu konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT berperan penting sebagai alat pendukung pembelajaran, namun tetap perlu digunakan secara bijak dan dilengkapi dengan sumber belajar tradisional. Temuan ini diharapkan menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi secara efektif .