Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Humas UIN Raden Intan Lampung dalam Meningkatkan Citra Kampus UIN sebagai Green Campus di Indonesia Kharisma, Dita; Romli, Khomsahrial; Nasoetion, Nadya Amalia
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i1.8727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strategi Komunikasi Humas UIN Raden Intan Lampung dalam Meningkatkan Citra Kampus UIN sebagai Green Campus di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik purposive sampling dengan mendapatkan informan yang memiliki pengetahuan mendalam ataupun keterlibatan langsung dengan strategi komunikasi Green Campus. Penelitian ini menggunakan model empat langkah strategi Humas milik Cutlip, Center, dan Broom sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Humas UIN Raden Intan Lampung meliputi Defining the Problem, identifikasi rendahnya kesadaran dan partisipasi civitas akademika, serta kurangnya kolaborasi dengan pihak eksternal. Planning and Programming, implementasi program unggulan Tabungan Sampah Raden Intan Lampung. Taking and communicatin, pemanfaatan media sosial dalam membangun kesadaran tentang Green Campus melalui konten-konten yang mudah dicerna dan menarik. Evaluating the program, evaluasi keberhasilan program kelestarian lingkungan yang telah diterapkan di UIN Raden Intan Lampung bisa dilihat dari indikator-indikator yang telah ditetapkan oleh UI GreenMetric. Keberhasilan strategi ini ditunjukkan dengan peringkat ke-9 di Indonesia, peringkat ke-71 di dunia, dan menjadi top 1 PTKIN sebagai kampus berkelanjutan menurut UI GreenMetric. Sehingga penelitian ini memberikan model strategi komunikasi yang komprehensif bagi institusi pendidikan tinggi dalam membangun citra kampus berkelanjutan.
When Algorithms Govern Solidarity: A Fiqh Muamalah Perspective on Ethical Takaful in The Age of Artificial Intelligence Kharisma, Dita; Nofrianto, Nofrianto; Rahmawati, Yuke; Salic, Jawad Z.
Suhuf: International Journal of Islamic Studies Vol. 38 No. 1 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v38i1.16293

Abstract

Background: The growing use of artificial intelligence (AI) in Islamic financial services raises a critical ethical question: can takaful remain faithful to its foundations of taawun (mutual solidarity) when risk-sharing decisions are increasingly made by algorithms rather than morally accountable individuals? Objective: This study examines whether AI integration in underwriting, risk scoring, and claims management challenges the ethical coherence of takaful from the perspective of fiqh muamalah and maqasid Sharia. Methodology: Using a normative-conceptual approach, the research draws upon Islamic legal principles and contemporary AI ethics to analyze how algorithmic governance reshapes accountability within takaful institutions. Results: The analysis reveals that AI redistributes decision authority in ways that create opacity, bias, and accountability gaps, and risks shifting ethical responsibility away from human agents who bear taklif. Conclusion: Takaful can remain ethically sound only if accountable human moral agency remains central to its governance structure. The study proposes an Ethical Thresholds Framework to guide AI adoption, emphasizing transparency, human oversight, and strengthened Sharia governance in digital takaful systems. Implication: Regulators, Sharia supervisory boards, and takaful operators should require explainable, fair, auditable, and human-supervised AI systems to preserve accountability, taawun, and the ethical legitimacy of digital takaful.