Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan keberadaan peralatan keselamatan di atas kapal penangkap ikan dan mengevaluasi kemahiran nakhoda dalam menggunakan peralatan tersebut untuk menjamin keselamatan awak kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, sedangkan strategi sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu menggunakan strategi purposive sampling dan aksidental sampling. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 15 informan/responden, dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi peralatan keselamatan yang ada di kapal penangkap ikan dan menilai tingkat kesadaran nakhoda terhadap penggunaan peralatan keselamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal telah mempunyai peralatan keselamatan sesuai Petunjuk Teknis atau Tata Cara Pelayanan Sertifikat Kelaikan Laut Kapal Penangkap Ikan, sesuai dengan Kriteria Perlengkapan Aspek Kelaikan Laut. Peralatan keselamatan ini meliputi peralatan pemadam kebakaran, sistem navigasi, dan perangkat komunikasi radio. Perlengkapan keselamatan dan kehidupan pribadi yang disertakan di atas kapal meliputi pelampung penyelamat, jaket pelampung, dan sinyal marabahaya. Ketentuan ini mungkin dianggap memadai untuk memenuhi standar yang ditentukan berdasarkan kategori ukuran kapal dan wilayah pelayaran yang ditentukan. Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi mereka yang melakukan aktivitas operasi atau penangkapan ikan saat ini masih belum mencukupi, hanya tersedia sarung tangan. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua kapal dilengkapi dengan sarung tangan tersebut. Alat pelindung diri tidak termasuk dalam parameter persyaratan kualifikasi untuk klasifikasi peralatan. Selain itu, pemahaman nakhoda mengenai penggunaan peralatan keselamatan sebagian besar terbatas pada tingkat keahlian dasar. Hanya sebagian kecil nakhoda yang mengaku memiliki pengetahuan yang cukup, dan tidak ada satupun dari mereka yang tidak familiar dengan pengoperasian peralatan keselamatan di atas kapal.