Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Kelayakan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Gentuma Kabupaten Gorontalo Utara Ditinjau dari Fasilitas dan Teknis Operasional Oliii, Muh. Yasin Umsini Putra; Payu, Erik; Adipu, Yulianty; Ngabito, Meriyanti; Apriliani, Izza Mahdiana
Akuatika Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v8i2.46720

Abstract

Seluruh kegiatan di pelabuhan perikanan perlu ditunjang fasilitas yang memadai untuk memberikan pelayanan terbaik dan suasana yang kondusif bagi masyarakat pengguna pelabuhan perikanan. Fasilitas tersebut harus bisa memenuhi seluruh kebutuhan kegiatan perikanan, mulai dari aktivitas penangkapan ikan di laut, penanganan dan pengolahan ikan dipelabuhan hingga pemasaran. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kondisi berbagai fasilitas pelabuhan perikanan yang digunakan untuk menunjang seluruh kegiatan operasional meliputi fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang tersedia di UPTD PPI Gentuma. Penelitian dilakukan di PPI Gentuma pada April-Juni 2022 dengan metode survey dan an dianalisis secara deskiptif komparatif terhadap strategi peningkatan fasilitas dan teknis operasional di Pangakalan Pendaratan Ikan (PPI) Gentuma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang pelabuhan perikanan yang diwajibkan, sudah tersedia di PPI Gentuma dan sudah dapat difungsikan dengan baik. Pangkalan Pendaratan Ikan Gentuma (Tipe D) belum dapat dinaikkan statusnya menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (Tipe C) karena belum memenuhi beberapa kriteria diantaranya luas lahan yang masih kurang dari 5 ha, volume ikan yang didaratkan masih kurang dari 5 ton/ hari, dan belum adanya industri pengolahan ikan dan industri penunjang lainnya.
PERAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN EKOSISTEM MANGROVE BERBASIS PERIKANAN BERKELANJUTAN Ngabito, Meriyanti; Astuti, Ida; Meyer, Fandy
Gorontalo Journal of Forestry Research VOLUME 8 NOMOR 2 TAHUN 2025 GORONTALO JOURNAL OF FORESTRY RESEARCH
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjfr.v8i2.4055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dan menganalisis hambatan dalam pelestarian ekosistem mangrove berbasis perikanan berkelanjutan di Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Ekosistem mangrove di wilayah ini memiliki peran penting sebagai habitat ikan, pelindung pesisir, serta sumber daya ekonomi lokal. Namun, aktivitas manusia seperti penebangan liar dan peternakan tak terkendali menyebabkan degradasi lingkungan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 33 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan masyarakat tentang mangrove tergolong tinggi (skor rata-rata 2,98), tingkat partisipasi masih tergolong sedang (skor rata-rata 2,17), dengan partisipasi yang lebih tinggi dalam penyebaran informasi dan kesadaran lingkungan, namun rendah dalam keterlibatan diskusi dan kontribusi finansial. Hambatan utama antara lain infrastruktur pendukung yang tidak memadai, keterbatasan ekonomi, dan kurangnya program penyuluhan yang intensif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta melalui program pendidikan, rehabilitasi mangrove, serta insentif berbasis ekonomi seperti ekowisata berkelanjutan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam semua tahap pengelolaan mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekologi dan meningkatkan kesejahteraan pesisir.Kata Kunci: partisipasi masyarakat, mangrove, pelestarian lingkungan, perikanan berkelanjutan, Desa Bangga.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN JAGUNG MENJADI KERIPIK JAGUNG SARAGA KECAMATAN ASPARAGA KABUPATEN GORONTALO UTARA Ngabito, Meriyanti; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Wijaya, Hendra; Katili, Yusril; Ramadhan, Moh. Fauzan; Thaib, Abdul Shamad; Kiwo, Diminus; Putri, Anastasia Aurelia; Susanti, Aprillia Nanda; Rahayu, Leni; Panigoro, Nurmaya; Moito, Febrianti
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.16 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.1710

Abstract

Salah satu cara dalam pembangunan ekonomi ini dengan mengoptimalkan produk unggulan atau komoditas unggulan.  Produk  unggulan  ini  akan memberikan  manfaat dalam pengoptimalan  sumber daya  yang  ada  dan mampu  memberikan  suatu  pengetahuan tentang suatu  bahan  yang  memiliki nilai ekonomis lebih. Selain itu, dengan adanya produk unggulan mampu menimbulkan potensi peningkatan ekonomi masyarakat suatu wilayah tersebut. Kegiatan unggulan desa ini dilakukan pada kegiatan Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) yaitu kegiatan pemberdayaan masyarakat, sosialisasi pengolahan jagung menjadi keripik jagung SARAGA (Sumber Asli Asparaga). Lokasi pelaksanaan yaitu di desa Karya Indah Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Hasil dari kegiatan produk unggulan desa yaitu menemukan potensi yang ada di wilayah tersebut dan dijadikan sebuah produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Produk unggulan yang diciptakan merupakan potensi yang ada di wilayah tersebut yaitu jagung diolah menjadi keripik jagung SARAGA. Desa Karya Indah memiliki potensi pertanian jagung yang cukup tinggi, dengan produksi/produktivitas 4-6 Ton/Ha, namun belum ada upaya untuk mengolahnya menjadi produk olahan yang memiliki nilai lebih untuk peningkatan sektor perekonomian Desa Karya Indah.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI DI KECAMATAN DUHIADAA KABUPATEN POHUWATO Kahala, Hendriyanto; Adipu, Yulianty; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3799

Abstract

Analisis kelayakan usaha merupakan suatu kegiatan yang mempelajari usaha atau bisnis yang akan dijalankan dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. Daerah kabupaten pohuwato, Kecamatan Duhiadaa, merupakan salah satu tempat produksi usaha tambak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha tambak udang untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi hambatan dalam kelayakan usaha tambak udang di Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato. Hasil analisis ini digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan dengan memperhitungkan biaya alat ukur yang digunakan antara lain biaya total, penerimaan usaha dan pendapatan usaha. Usaha budidaya polikultur udang  vanamei di Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato memberikan keuntungan dalam satu tahun sebesar Rp. 149.800.000. Hal ini dapat diketahui bahwa usaha budidaya udang di Kecamatan Duhiadaa  layak untuk diusahakan perikanan.
Pengaruh Media Penetasan Berbeda Terhadap Fekunditas dan Daya Tetas Telur Ikan Nila Adipu, Yulianty; Ngabito, Meriyanti; Olii, Mohammad Yasin Omsini Putra; Pigome, Jarik
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i2.3343

Abstract

Pemenuhan kebutuhan akan ikan perlu adanya penguasaan teknik pembenihan, salah satu kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembenihan adalah penguasaan teknologi penetasan. Sistem inkubasi merupakan salah satu teknik penetasan yang dapat diterapkan, teknik ini diharapkan dapat meningkatkan fekunditas dan daya tetas telur ikan nila. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai fekunditas dan daya tetas telur ikan nila yang menggunakan media penetasan yang berbeda. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan yang terdiri dari Perlakuan A. Sistem Inkubasi, B. sistem Air Tenang dan C. Kontrol, terdiri dari tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai fekunditas tertinggi pada perlakuan A.10.700 butir dan terendah perlakuan B. 4.200 butir, daya tetasa telur tertinggi pada perlakuan A. 67% dan perlakuan B sejumlah 20% paling rendah. Kualitas air selama penelitian seluruh perlakuan terdiri dari suhu 23 -310C, pH 6,0 – 7,5 dan kandungan oksigen 3,02 – 5,91 sehingga disimpulkan nilai fekunditas dan daya tetas telur ikan nila yang menggunakan media penetasan yang berbeda menujukkan keberhasilan yang cukup baik pada sistem inkubasi.
ANALISIS KELENGKAPAN ALAT KESELAMATAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN TENDA KECAMATAN HULONTHALANGI KOTA GORONTALO Rahim, Rezky Maulana; Olii, Muhammad Yasin Omsini Putra; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3800

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan keberadaan peralatan keselamatan di atas kapal penangkap ikan dan mengevaluasi kemahiran nakhoda dalam menggunakan peralatan tersebut untuk menjamin keselamatan awak kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, sedangkan strategi sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu menggunakan strategi purposive sampling dan aksidental sampling. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 15 informan/responden, dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi peralatan keselamatan yang ada di kapal penangkap ikan dan menilai tingkat kesadaran nakhoda terhadap penggunaan peralatan keselamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal telah mempunyai peralatan keselamatan sesuai Petunjuk Teknis atau Tata Cara Pelayanan Sertifikat Kelaikan Laut Kapal Penangkap Ikan, sesuai dengan Kriteria Perlengkapan Aspek Kelaikan Laut. Peralatan keselamatan ini meliputi peralatan pemadam kebakaran, sistem navigasi, dan perangkat komunikasi radio. Perlengkapan keselamatan dan kehidupan pribadi yang disertakan di atas kapal meliputi pelampung penyelamat, jaket pelampung, dan sinyal marabahaya. Ketentuan ini mungkin dianggap memadai untuk memenuhi standar yang ditentukan berdasarkan kategori ukuran kapal dan wilayah pelayaran yang ditentukan. Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi mereka yang melakukan aktivitas operasi atau penangkapan ikan saat ini masih belum mencukupi, hanya tersedia sarung tangan. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua kapal dilengkapi dengan sarung tangan tersebut. Alat pelindung diri tidak termasuk dalam parameter persyaratan kualifikasi untuk klasifikasi peralatan. Selain itu, pemahaman nakhoda mengenai penggunaan peralatan keselamatan sebagian besar terbatas pada tingkat keahlian dasar. Hanya sebagian kecil nakhoda yang mengaku memiliki pengetahuan yang cukup, dan tidak ada satupun dari mereka yang tidak familiar dengan pengoperasian peralatan keselamatan di atas kapal.
PENGELOLAAN SANITASI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DI UPTD PELABUHAN PERIKANAN GENTUMA KECAMATAN GENTUMA RAYA KABUPATEN GORONTALO UTARA Kau, Prangki; Astuti, Ida; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i1.3796

Abstract

Pengelolaan tempat pelelangan ikan, sering mengalami masalah mengenai sanitasi dan pengelolaan limbah menjadi terlupakan. Buruknya penanganan sanitasi dan kurangnya fasilitas sanitasi yang memungkinkan terjadinya kerugian dalam perdagangan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi sanitasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) UPTD Pelabuhan Perikanan Gentuma, Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif observasional, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menguraikan sanitasi dasar yang terdapat di Pelabuhan tempat pelelangan ikan. Data penilaian kondisi sanitasi yang diperoleh berdasarkan 25 orang responden kemudian ditabulasikan kedalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan pelaksanaan atau kondisi yang ada di Pelabuhan Perikanan Gentuma dengan standar sanitasi pelabuhan perikanan menurut ketentuan nasional yang berlaku. Berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian yang diperoleh dari hasil wawancara dengan menyebarkan kuesioner kepada 25 responden terhadap enam variabel objek penelitian di PPI dan tempat pelelangan ikan Gentuma, Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara didapatkan nilai tertinggi yaitu 2 (Sangat Baik) pada tiga variabel yaitu pada variabel lokasi dan lingkungan PPI, kondisi bangunan PPI, dan kontruksi pemeliharaan alat sedangkan nilai sedang (1,88) termasuk saluran pembuangan, tanda peringatan area TPI dan wadah khusus tahan karat.
Analisis Pendapatan Nelayan Gill Net dan Pukat Pantai di Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Korompot, Fajri; Auliyah, Nurul; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i2.3344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, membandingkan dan menganalisis pendapatan nelayan berdasarkan alat tangkap yang digunakan seperti jaring insang dan pukat pantai di Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Parameter yang diukur adalah Total Biaya, Total Pendapatan, Provit, BEP (Break Event Point), R/C Ratio (Return Cost Ratio), dan PBP (Payback Period). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik wawancara (kuesioner). Sampel ditentukan berdasarkan jumlah nelayan yang menggunakan alat tangkap Gillnet dan Pukat Pantai di Kecamatan Kaidipang. Sampel yang digunakan berjumlah 13 responden yang terdiri dari 9 orang nelayan Gillnet, 2 orang nelayan Pukat Pantai, 1 orang Nelayan Pukat Insang serta Nelayan Pukat Pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh nelayan Gillnet adalah Rp. 15.524.233 dan keuntungan yang diperoleh nelayan pukat pantai sebesar Rp. 9.847.667. Secara finansial baik nelayan jaring insang maupun nelayan pukat pantai sangat diuntungkan dimana R/C kurang dari 1, yaitu 0,88 untuk nelayan jaring insang dan 0,58 untuk nelayan pukat pantai. Namun nelayan jaring insang lebih diuntungkan dibandingkan nelayan pukat pantai. Uji-t Sampel Berpasangan menunjukkan nilai yang sama yaitu 0,085. Payback period bagi nelayan jaring insang sebesar 1,02 yang berarti modal akan kembali dalam waktu 1 tahun 2 hari. Sedangkan payback period nelayan pukat pantai adalah 1,58 yang berarti modal akan kembali dalam waktu 1 tahun 5 bulan 8 hari.
ANALISIS KELAYAKAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN TILAMUTA PROVINSI GORONTALO Muntala, Adi Putra; Astuti, Ida; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3801

Abstract

Pangkalan pendaratan ikan berpotensi mendongkrak perekonomian suatu daerah sekaligus meningkatkan pendapatan negara dan pendapatan asli daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sarana dan prasarana pangkalan pendaratan ikan Tilamuta yang ditinjau dari pengembangan fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dan komparatif untuk mendapatkan gambaran mengenai kriteria teknis dan operasional pelabuhan perikanan. Berdasarkan hasil penelitian kondisi sarana dan prasarana Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tilamuta yang ditinjau dari pengembangan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang dan juga Pangkalan Pendaratan Ikan Tilamuta (Tipe D) kriteria teknis dan operasional pelabuhan perikanan sudah memenuhi standar untuk ditingkatkan statusnya ke Pelabuhan Perikanan Pantai (Tipe C).
STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA ILANGATA KECAMATAN ANGGREK KABUPATEN GORONTALO UTARA Djafar, Mohammad Aldi; Ngabito, Meriyanti; Olii, Muhammad Yasin Omsini Putra
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3797

Abstract

Mangrove adalah ekosistem pesisir di daerah tropis dan subtropis yang terdiri dari pohon dan semak yang tumbuh di daerah berlumpur dan salin. Mangrove memiliki akar khusus yang membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan berair asin, serta berfungsi sebagai pelindung pantai dan habitat penting bagi berbagai spesies. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode survei, yang melibatkan pengumpulan data langsung di lapangan untuk mengamati dan mencatat karakteristik dan kondisi ekosistem mangrove. Metode penelitian ini dilakukan melalui 2 tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pengumpulan data. Pada tahap persiapan dilakukan observasi langsung dilapangan dengan tujuan mengidentifikasi permasalahan sebagai dasar perumusan kerangka penelitian. Pengumpulan data primer dilakukan di lokasi penelitian hutan mangrove. Hasil penelitian pada Struktur Komunitas Mangrove  di desa Ilangata kecamatan Anggrek, kabupaten Gorontalo Utara dalam vegetasi tingkat pohon yang lebih mendominasi adalah jenis yang terpenting adalah spesies Xylocarpus Granatum Indeks Nilai Penting mencapai 105,79%. Pada kategori pancang, spesies yang tetap menjadi Jenis yang paling mendominasi adalah Xylocarpus Granatum, dengan Indeks Nilai Penting mencapai 175,33%. Di tingkat semai, Xylocarpus Granatum kembali menonjol sebagai jenis yang paling mendominasi, Indeks Nilai Penting mencapai 189,09%. Tingkat keanekaragaman jenis mangrove di Desa Ilangata tercatat dengan nilai H = -1,52406, menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies mangrove yang relatif rendah.