Olii, Muhammad Yasin Omsini Putra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KELENGKAPAN ALAT KESELAMATAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN TENDA KECAMATAN HULONTHALANGI KOTA GORONTALO Rahim, Rezky Maulana; Olii, Muhammad Yasin Omsini Putra; Ngabito, Meriyanti
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3800

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan keberadaan peralatan keselamatan di atas kapal penangkap ikan dan mengevaluasi kemahiran nakhoda dalam menggunakan peralatan tersebut untuk menjamin keselamatan awak kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, sedangkan strategi sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu menggunakan strategi purposive sampling dan aksidental sampling. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 15 informan/responden, dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi peralatan keselamatan yang ada di kapal penangkap ikan dan menilai tingkat kesadaran nakhoda terhadap penggunaan peralatan keselamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal telah mempunyai peralatan keselamatan sesuai Petunjuk Teknis atau Tata Cara Pelayanan Sertifikat Kelaikan Laut Kapal Penangkap Ikan, sesuai dengan Kriteria Perlengkapan Aspek Kelaikan Laut. Peralatan keselamatan ini meliputi peralatan pemadam kebakaran, sistem navigasi, dan perangkat komunikasi radio. Perlengkapan keselamatan dan kehidupan pribadi yang disertakan di atas kapal meliputi pelampung penyelamat, jaket pelampung, dan sinyal marabahaya. Ketentuan ini mungkin dianggap memadai untuk memenuhi standar yang ditentukan berdasarkan kategori ukuran kapal dan wilayah pelayaran yang ditentukan. Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi mereka yang melakukan aktivitas operasi atau penangkapan ikan saat ini masih belum mencukupi, hanya tersedia sarung tangan. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua kapal dilengkapi dengan sarung tangan tersebut. Alat pelindung diri tidak termasuk dalam parameter persyaratan kualifikasi untuk klasifikasi peralatan. Selain itu, pemahaman nakhoda mengenai penggunaan peralatan keselamatan sebagian besar terbatas pada tingkat keahlian dasar. Hanya sebagian kecil nakhoda yang mengaku memiliki pengetahuan yang cukup, dan tidak ada satupun dari mereka yang tidak familiar dengan pengoperasian peralatan keselamatan di atas kapal.
STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA ILANGATA KECAMATAN ANGGREK KABUPATEN GORONTALO UTARA Djafar, Mohammad Aldi; Ngabito, Meriyanti; Olii, Muhammad Yasin Omsini Putra
Gorontalo Fisheries Journal Volume 7 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v7i2.3797

Abstract

Mangrove adalah ekosistem pesisir di daerah tropis dan subtropis yang terdiri dari pohon dan semak yang tumbuh di daerah berlumpur dan salin. Mangrove memiliki akar khusus yang membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan berair asin, serta berfungsi sebagai pelindung pantai dan habitat penting bagi berbagai spesies. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode survei, yang melibatkan pengumpulan data langsung di lapangan untuk mengamati dan mencatat karakteristik dan kondisi ekosistem mangrove. Metode penelitian ini dilakukan melalui 2 tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pengumpulan data. Pada tahap persiapan dilakukan observasi langsung dilapangan dengan tujuan mengidentifikasi permasalahan sebagai dasar perumusan kerangka penelitian. Pengumpulan data primer dilakukan di lokasi penelitian hutan mangrove. Hasil penelitian pada Struktur Komunitas Mangrove  di desa Ilangata kecamatan Anggrek, kabupaten Gorontalo Utara dalam vegetasi tingkat pohon yang lebih mendominasi adalah jenis yang terpenting adalah spesies Xylocarpus Granatum Indeks Nilai Penting mencapai 105,79%. Pada kategori pancang, spesies yang tetap menjadi Jenis yang paling mendominasi adalah Xylocarpus Granatum, dengan Indeks Nilai Penting mencapai 175,33%. Di tingkat semai, Xylocarpus Granatum kembali menonjol sebagai jenis yang paling mendominasi, Indeks Nilai Penting mencapai 189,09%. Tingkat keanekaragaman jenis mangrove di Desa Ilangata tercatat dengan nilai H = -1,52406, menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies mangrove yang relatif rendah.