Maulia, Ulfia Nanda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Management of Female Boarding School Students in Implementing Regulations at Islamic Boarding Schools Maulia, Ulfia Nanda; Triatna, Cepi; Abubakar, Abubakar; Dikdik, Asep
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.7445

Abstract

The objective of this study is to examine the management of female boarding school students in implementing regulations at the Assa'adah Modern Islamic Boarding School in Serang, Banten, with a focus on the four main functions of management: planning, organizing, implementing, and evaluating. The present research adopts a qualitative approach, employing a case study methodology, with data sources consisting of the head of female student care (1 person), female student care staff (1 person), female teachers (1 person), and female students (2 people), totaling five informants selected through a purposive sampling technique. The research was conducted over two months, involving intensive observation in the natural setting of the boarding school environment. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. The data was obtained from the head of the female dormitory, care staff, female teachers, and female students. The data was then analyzed using ATLAS.ti software to ensure the accuracy and precision of the data analysis. The findings indicate that the management of female students' care in implementing regulations has been carried out systematically and structurally, and can respond to various challenges that arise in the process of internalizing regulations. Program planning is carried out in a participatory manner, taking into account the actual needs and diversity of the female students' characters. The organizational process demonstrates clear and coordinated task distribution, as well as the active involvement of the student organization in the implementation of educational activities. The implementation stages emphasize exemplary behavior, persuasive communication, and interpersonal approaches that foster emotional closeness between caregivers and female students. Concurrently, evaluations are conducted in a progressive, comprehensive, and continuous manner through formative and summative assessments. These assessments incorporate corrective mechanisms, as well as recognition and appreciation.
Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA) di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung Khotimah, Mia Nurul; Maulia, Ulfia Nanda; Suryadi, Suryadi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).46-55

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan SIMPATIKA dengan model Nielsen di tingkat MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Dalam evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai sejauh mana SIMPATIKA mendukung pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi atau mengukur persepsi guru terhadap SIMPATIKA berdasarkan lima indikator utama dengan model Nielsen: Kemampuan Belajar (Learnability), Efisiensi (Efficiency), Kepuasan (Satisfaction), Kesalahan (Errors), Daya Ingat (Memorability) serta didukung dengan hasil wawancara untuk melengkapi data terkait kendala penerapan aplikasi simpatika yang diterapkan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah dan operator sekolah sedangkan penyebaran angket diberikan kepada sejumlah guru yang relevan. Hasil temuan yang didapatkan adalah Kemampuan Belajar memiliki skor tertinggi (3,23), diikuti oleh Daya Ingat (3,13), Efisiensi (2,93), Kepuasan (2,90), dan Kesalahan (2,70), yang semuanya berada pada kategori Baik. SIMPATIKA dinilai efektif memfasilitasi pengguna, meski terdapat kendala pada fitur lanjutan dan deteksi kesalahan input data.Kendala utama terkait kurangnya pemahaman operator, meskipun infrastruktur memadai. Sekolah mengatasi hal ini melalui sosialisasi, pelatihan berkala, dan kolaborasi antaroperator, yang terbukti mendukung implementasi sistem. Penelitian menyimpulkan bahwa SIMPATIKA mendukung efisiensi operasional dan pengelolaan tenaga kependidikan, sekaligus menjadi dasar inovasi digital di masa depan.