Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran PjBL Terhadap Hasil Belajar IPAS dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Vivin Elfitriyah H.S; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18685

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menciptakan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berlandaskan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) guna meningkatkan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta keterampilan kerja sama siswa di tingkat sekolah dasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Penerapan, Evaluasi). Fokus penelitian ini adalah 50 siswa kelas V di SD Inpres 1 Inti Bantaya. Alat yang digunakan terdiri dari angket validasi untuk menilai kelayakan LKPD dari segi isi, bahasa, dan media; lembar observasi untuk mengevaluasi keterampilan kolaborasi siswa; tes pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; serta angket respon untuk mengumpulkan pandangan guru dan siswa tentang kepraktisan LKPD. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa LKPD berbasis PjBL yang dirancang memenuhi kriteria kelayakan dengan hasil validasi yang sangat baik (85% untuk aspek isi, 90% untuk aspek bahasa, dan 88% untuk aspek media). Perbaikan hasil belajar siswa terlihat dari perbedaan signifikan antara pre-test (rata-rata skor 55) dan post-test (rata-rata skor 80), dengan uji t menunjukkan p < 0,05. Selain itu, keterampilan kolaborasi siswa selama pembelajaran berbasis PjBL juga meningkat, dengan skor rata-rata observasi di atas 4 (dari skala 5) pada aspek komunikasi, pembagian tugas, dan penyelesaian masalah kelompok. Angket respon menunjukkan bahwa 85% guru dan 90% siswa menilai LKPD ini praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menyarankan agar penerapan LKPD berbasis PjBL dilakukan secara lebih luas untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan abad ke-21.
Pengembangan instrumen tes berbasis indikator ennis terhadap keterampilan berpikir kritis siswa Vivin Elfitriyah H.S; Rafiah; Afadil; Nurjannah
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal berbasis C4-C6 yang mengacu pada indikator berpikir kritis Ennis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Inti Bantaya. Soal yang dikembangkan difokuskan pada tiga tingkat berpikir kritis menurut taksonomi Bloom: analisis (C4), evaluasi (C5), dan kreasi (C6), dengan tujuan untuk mendorong siswa berpikir lebih mendalam dan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang melibatkan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba soal dilakukan pada 40 siswa. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 55 (pre-test) menjadi 80 (post-test). Hasil uji statistik t-test menunjukkan nilai p = 0.000, yang menandakan bahwa penggunaan soal berbasis C4-C6 efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung penerapan soal berbasis berpikir kritis dalam pembelajaran di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan analitis, evaluatif, dan kreatif siswa. The development of test instruments based on ennis’s indicators for students’ critical thinking skills This study aims to develop C4-C6-based questions referring to Ennis' critical thinking indicators to enhance the critical thinking skills of students at State Elementary School 1 Inti Bantaya. The developed questions focus on three levels of critical thinking according to Bloom's taxonomy: analysis (C4), evaluation (C5), and creation (C6), to encourage students to think more deeply and critically. This research employs a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. A trial of the questions was conducted with 40 students. The results of pre-test and post-test analysis showed a significant improvement in students' critical thinking skills. The results showed that the average score increased from 55 (pre-test) to 80 (post-test). The t-test statistical results indicated a p-value of 0.000, suggesting that the use of C4-C6-based questions is effective in enhancing students' critical thinking skills. These findings support the application of critical thinking-based questions in elementary school learning to develop students' analytical, evaluative, and creative abilities.