Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transaksi dan Kontrak Jual Beli Makanan pada Layanan Gofood; Analisis Hukum Islam dan Hukum Positif Indriati, Jessy R. A; Abidin Bahren, Rina Susanti; Asyiqin, Hisyam
Al-Muamalat Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 10 No 2 (2025): Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v10i2.11496

Abstract

This research aims to analyze food purchase transactions and contracts through the GoFood service from the perspective of Islamic Law and Positive Law, focusing on the conformity of contracts in practice with sharia principles as well as legality based on Indonesian laws and regulations. This article falls under qualitative library research with a normative legal study methodology. The findings indicate that transactions conducted through GoFood are essentially valid under Islamic law as long as the requirements and pillars of sale and purchase are fulfilled, such as the presence of a seller, a buyer, a clear object, and mutual consent, even if the contract is made electronically. Meanwhile, under Indonesia’s positive law, such transactions are considered valid and legally binding based on Law Number 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions and its implementing regulations. Nevertheless, there remain issues related to the clarity of contracts, transparency of product information, and consumer protection, which require stronger regulations and stricter application of sharia principles.
Kedudukan Fatwa di Berbagai Negara Muslim dan Dinamika Budaya Dalam Ikhtilaf Fiqih: Studi Perbandingan di Indonesia, Malaysia, Dan Arab Saudi Abidin Bahren, Rina Susanti
QONUN: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-undangan Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : FASYA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/qj.v9i2.12065

Abstract

Fatwa memegang peranan penting dalam agama Islam sebagai instrumen hukum yang mampu menjembatani perkembangan hukum Islam di berbagai konteks budaya dan negara. Dalam konteks globalisasi dan penyebaran Islam ke seluruh penjuru dunia, fatwa menjadi kebutuhan mendesak untuk memandu umat dalam menyikapi persoalan hukum yang muncul, baik dari segi wajib, sunnah, makruh, haram, maupun mubah. Rumusan masalah penelitian ini meliputi kedudukan fatwa di berbagai negara Muslim serta dinamika budaya yang memengaruhi ikhtilaf fiqih saat ini. Pendekatan metodologi yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan elaborasi terhadap pertanyaan utama dan pertanyaan minor terkait definisi negara Muslim, kedudukan fatwa di Indonesia, Malaysia, dan Arab Saudi, serta analisis komparatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika fatwa sangat dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan setempat, menjadikan fatwa bersifat dinamis dan masif. Islam tidak dipandang sebagai produk budaya, melainkan ajarannya mampu mewarnai berbagai aspek kebudayaan masyarakat, yang terbentuk dari perpaduan antara ajaran Islam dan budaya lokal. Keragaman ini mencerminkan otentisitas Islam dan keberagaman persepsi terhadap kebudayaan Islam serta realitas sosial masyarakatnya. Implementasi fatwa terkait erat dengan konstitusi dan sistem pemerintahan negara, namun secara fundamental, fatwa merupakan bentuk ketaatan pribadi terhadap sumber hukum utama, yakni Al-Qur’an dan Hadis. Kata Kunci: Fatwa, Negara Muslim, Budaya, Ikhtilaf Fiqih.