Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Beauty in South Korean TV Drama Series Based on Television Artistic Elements in the Series 'True Beauty’ Rahmawati, Handini; Suhartami, Wiwik; Irawanto, Budi
Journal of Urban Society's Arts Vol 10, No 2 (2023): October 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jousa.v10i2.8212

Abstract

South Korean beauty standards have become increasingly globalized,including in Indonesia, largely through the influence of the South Korean entertainment industry, particularly television drama series and K-pop, commonly referred to as the Hallyu industry. Beauty is frequently constructed as a social issue within South Korean television dramas. One drama series that explicitly addresses this issue is True Beauty, which portrays socially accepted beauty standards and their rolein shaping interpersonal interactions. This study aims to examine the representation of beauty in the South Korean television drama series True Beauty by employing television artistic elements as an analytical framework. The findings reveal how these artistic elements are utilized to construct and communicate beauty ideals within then arrative. Furthermore, the study identifies representations of beauty from the perspectives of supporting characters during social interactions with the main character, who is perceived as unattractive without makeup and attractive with makeup. These interactions produce three dominant perspectives: the meaning ofbeauty, self-perception of beauty, and perceptions of beauty toward others. The influence of True Beauty extends beyond South Korea to Indonesia, where South Korean beauty ideals have increasingly become a reference point, as reflected in the emergence of beauty-related content created by Indonesian beauty vloggers following the series' broadcast.
Negosiasi Ideologi Dalam Cerpen Kurik Karya Hasan Al Banna: Kajian Hegemoni Gramsci Dalam Pembelajaran Psikologi Sastra Try Annisa Lestari; Harisah Fitri; Rizki Akbar Mustopa; Rahmawati, Handini
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i4.4145

Abstract

Setiap orang memiliki hak untuk melakukan banyak hal sesuai kehendaknya, memiliki pandangan hidupnya masing-masing, namun situasi tersebut tidak dapat diperoleh karena setiap orang dalam konteks ini adalah masyarakat terperangkap oleh ideologi-ideologi besar yang berkuasa (mendominasi). Sastra sebagai alat pemersatu kekuatan-kekuatan sosial dan pertarungan kelompok subordinat (kaum bawah) untuk melakukan perlawanan terhadap tindakan politik yang menawarkan ideologi-ideologi tertentu. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah menjelaskan ideologi-ideologi yang hidup di masyarakat, termasuk ideologi dominan, yang berkaitan dengan pola pikir dan pola perilaku masyarakat dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berfokus pada analisis isi dengan menggunakan teori hegemoni Gramsci. Hasil penelitian ini adalah tokoh Sapar bukan counter-hegemonik atas ideologi kapitalisme (berkuasa), tetapi melalui Sapar, Hasan mencoba untuk menegosiasikan agar ideologi kapitalisme menjadi ideologi kapitalisme yang sosialis dan humanis, yaitu kapitalis yang memandang manusia sebagai makhluk bermartabat dan makhluk sosial, berhak mendapatkan hak-hak yang seharusnya diperoleh.