Hari Soekersi
Department Of Radiology Faculty Of Medicine Universitas Padjadjaran Indonesia/Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Cancer

Uji Diagnostik Utrasonografi Gray Scale Dibandingkan dengan Histopatologi pada Karsinoma Payudara Tipe Invasif di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung SOEKERSI, HARI; RAFIQAH, ERNY
Indonesian Journal of Cancer Vol 10, No 3 (2016): July - September 2016
Publisher : Indonesian Journal of Cancer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.083 KB)

Abstract

ABSTRACTGray scale ultrasonography (US) is the best choice modality for invasive breast carcinoma. Invasive breast carcinoma is the commonest breast carcinoma (65-80%) and grouped into malignant breast tumor that invade adjacent tissue with distant metastses. The important parameters in evaluating invasive breast carcinoma in US are inhomogenous hypoechoic texture, irregular, spiculated border and posterior accoustic shadowing. Gray scale US can also showed architectural distorsion. The sensitivity and spesificity of US in evaluating invasif breast carcinoma are 89,1 % ang 79,1%. Objective: to evaluating the diagnostic value of US in detection of invasive breast carcinoma which is confirmed by histopathology examination at Hasan Sadikin Hospital, Bandung. Methods: this research is a diagnostic research that evaluate sensitivity, spesificity, negative predictive value and positive predictive value of US in detecting invasive breast carcinoma, which is confirmed by histological examination. Samples taken by consecutive admission sampling on 23 subjects. Diagnostic evaluation result of gray scale US and histopathology in invasive breast carcinoma at RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung shows characteristics including irregular margin and hipoechoic lesion (sensitivity 94,12%, specificity0,00%, PPV 72,7%, NPV 0,00%), inhomogenous texture (sensitivity 100%, specificity 16,67%, PPV 88,24%, NPV 100%), spiculated border (sensitivity 88,24%, specificity 66,67%, PPV 88,24%, NPV 66,67%), posterior acoustic shadow (sensitivity 100%, specificity 100%, PPV 100%, NPV 100%), and architectural distorsion (sensitivity 70,59%, specificity 66,67%, PPV 85,71%, NPV 44,44%). Gray scale US have a high sensitivity in diagnose invasive breast carcinoma that is confirmed with histopathology. Its specificity have a lower value compared with its sensitivity. ABSTRAKUltrasonografi (USG) gray scale merupakan modalitas pilihan yang tepat untuk karsinoma payudara tipe invasif. Karsinoma payudara tipe invasif merupakan karsinoma payudara yang paling sering (65%-80%) dan termasuk kelompok tumor ganas payudara yang menginvasi jaringan sekitar serta cenderung bermetastasis ke organ jauh. Parameter penting dalam menilai karsinoma payudara tipe invasif pada USG gray scale adalah gambaran hipoekhoik dengantekstur inhomogen, tepi ireguler, spikula, dan terdapat posterior accoustic shadowing. USG gray scale juga menunjukkan adanya distorsi jaringan. Nilai sensitivitas dan spesifisitas USG gray scale dalam menilai karsinoma payudara invasif sebesar 89,1% dan 79,1%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil uji diagnostik USG gray scale dalam mendeteksi karsinoma payudara tipe invasif yang dikonfirmasi oleh pemeriksaan histopatologi di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin, Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah uji diagnostik yang menilai sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi negatif, dan nilai prediksi positif USG gray scale dalam mendeteksi karsinoma payudara invasif yang dikonfirmasi dengan hasil pemeriksaan histopatologi. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive admission sampling pada 23 subjek penelitian. Hasil uji diagnostik USG gray scale dengan histopatologi pada karsinomapayudara invasif di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung menunjukkan karakteristik USG gray scale berupa batas/tepi ireguler dan lesi hipoekhoik (sensitivitas 94,12%; spesifisitas 0,00%; PPV 72,73%; NPV 0,00%), tekstur inhomogen (sensitivitas 100%, spesifisitas 16,67%; PPV 77,27%; NPV 100%), spikula (sensitivitas 88,24%; sensitifitas 66,67%; PPV 88,24% NPV66,67%), posterior accoustic shadow (sensitivitas 100%, sensitifitas 100%; PPV 100%; NPV 100%), dan distorsi jaringan (sensitivitas 70,59%; spesifisitas 66,67%; PPV 85,71%; NPV 44,44). Penelitian ini menyimpulkan bahwa USG gray scale memiliki nilai sensitivitas yang tinggi dalam mendiagnosis karsinoma payudara invasif yang dikonfirmasi dengan histopatologi. Nilai spesifisitas USG gray scale lebih rendah dibandingakan nilai sensitivitasnya. 
Uji Diagnosis Ultrasonografi Strain Ratio Elastography Dihubungkan dengan Histopatologi pada Palpable Mass Payudara di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung SOEKERSI, HARI; MAHADIAN, FERDI
Indonesian Journal of Cancer Vol 11, No 2 (2017): April - June
Publisher : Indonesian Journal of Cancer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1549.614 KB)

Abstract

ABSTRACT Strain ratio elastography ultrasound of palpable mass of the breast is one of ultrasound examination based on semiquantitative analysis, is currently widely used to assess tissue stiffness that vary. Strain ratio elastography ultrasound is expected to be able to establish a quick and proper diagnosis to get the right therapy resulting in lower morbidity and mortality in breast carcinoma. Strain ratio elastography ultrasound have been more useful on the morphology of lesions such as suspicious atypical benign (BIRADS 3), suspected malignant (BIRADS 4), suggestive of malignancy (BIRADS 5). The aim of this study to determine the results of the diagnostic tests strain ratio elastography ultrasound associated with histopathology in palpable breast mass in Dr. Hasan Sadikin General Hospital. This research is an analytic observational study and a diagnostic test of strain ratioelastographyultrasound associated with histopathology in palpable breast mass with a model to assess the validity of cross sectional. Sampling was conducted prospectively and performed in the Department of Radiology Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung from November 2016 to January 2017. Data analysis using univariate analysis and bivariate analysis and Chi Square test. Results, the subject of study are 32 female patients, the youngest are 21 years old and the oldest are 72 years old. The results of diagnostic tests strain ratio elastography ultrasound in differentiating palpable breast mass after being confirmed by histopathology in Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung with a sensitivity 81.5%, specificity 80.0%, accuracy of 81.3%, PPV 95.7% and NPV 44.4%. Conclusion: strain ratio elastography ultrasound has value of sensitivity and specificity that is high enough in differentiating palpable breast mass after being confirmed by histopathology in Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung.ABSTRAK Ultrasonografi (USG) strain ratio elastography pada palpable mass payudara yang merupakan salah satu turunan dari pemeriksaan USG berdasarkan analisis semikuantitatif, saat ini banyak digunakan untuk menilai kekakuan jaringan yang bervariasi. Dengan USG strain ratio elastography diharapkan dapat mendiagnosis dengan tepat dan cepat untuk mendapatkan terapi yang tepat sehingga menurunkan angka morbiditas serta mortalitas pada karsinoma payudara. USG strain ratio elastography lebih bermanfaat pada morfologi lesi-lesi atipikal seperti curiga jinak (BIRADS 3), curiga ganas (BIRADS 4), atau sugestif keganasan (BIRADS 5). Histopatologi merupakan baku emas untuk mendiagnosis palpable mass dan non palpable mass payudara. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil uji diagnosis USG strain ratio elastography dihubungkan dengan histopatologi pada palpable mass payudara di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dan merupakan suatu uji diagnosis dari USG strain ratio elastography dihubungkan dengan histopatologi pada palpable mass payudara dengan model cross sectional untuk menilai validitas. Pengambilan sampel dilakukan secara prospektif dan dilakukan di Departemen Radiologi/ RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung, dari November 2016 sampai Januari 2017. Data dianalisis menggunakan analisis univariabel dan bivariabel menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan subjek penelitian sebanyak 32 penderita wanita, usia termuda 21 tahun, dan usia tertua 72 tahun. Hasil uji diagnosis USG strain ratio elastography dalam membedakan palpable mass payudara setelah dikonfirmasi dengan histopatologi di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung, menunjukkan sensitivitas 81,5%; spesifisitas 80,0%; akurasi 81,3%; PPV 95,7%; dan NPV 44,4%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa USG strain ratio elastography memiliki nilai sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi dalam membedakan palpable mass payudara setelah dikonfirmasi dengan histopatologi di RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung.