Lemba, Halid
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi tata kelola desa melalui pembuatan buku profil desa di masyarakat Desa Bulangita Hatu, Rauf A.; Hatu, Dewinta Rizky R.; Lemba, Halid
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i4.157

Abstract

Penguatan kelembagaan desa merupakan elemen penting dalam membangun ketahanan komunitas, terutama dalam menghadapi tantangan sosial yang kompleks. Salah satu hal yang mendasari proses tersebut adalah data yang akurat sebagai acuan dalam pengambilan keputusan. Desa Bulangita, sebagai desa pemekaran dari Desa Teratai, belum memiliki buku profil desa yang menyajikan data kependudukan yang lengkap dan terorganisir dengan baik. Permasalahan ini berpotensi menyebabkan ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan sosial, sebagaimana yang telah ditemukan pada penelitian sebelumnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyusun buku profil desa Bulangita sebagai upaya untuk mengoptimalkan tata kelola desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi, dokumentasi, penyebaran kuisioner kepada masyarakat, serta Forum Group Discussion (FGD) dengan masyarakat dan aparat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Desa Bulangita terlibat dalam sektor pertanian dan pertambangan emas, dengan banyak warga yang memiliki profesi ganda. Buku profil desa ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang valid dalam pengambilan kebijakan dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Pengelolaan Sampah Tepi Pantai Berbasis Masyarakat Untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan di Desa Botubarani Tanipu, Funco; Lemba, Halid; Pakaya, Reza Nugraha; Luadu, Yusuf; Tobuu, Moh. Apri; Dalusa, Siti Raihana; Hunowu, Nawal; Pomulu, Supriadi; Karim, Elyana; Dehi, Nela R.; Bilantua, Nurlin; Goe, Fadlun; Hulinggi, Sitti Melisa; Dunggio, Moh. Irsat; Nurnaila L; Lasali, Muhammad; Dunggio, Siti Mutia
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata–Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN-MBKM) yang dilaksanakan di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pesisir dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas. Permasalahan utama yang dihadapi desa wisata pesisir ini adalah rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah domestik dan plastik di kawasan pantai yang berpotensi mencemari lingkungan serta menurunkan daya tarik wisata. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan, edukasi lingkungan, serta aksi sosial yang melibatkan pemerintah desa, dinas terkait, masyarakat, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah tepi pantai berbasis masyarakat. Selain itu, program pendukung seperti edukasi pengelolaan sampah sejak dini di sekolah dasar, sosialisasi pendidikan antikorupsi di tingkat sekolah menengah pertama, pembagian bibit kepada Kelompok Tani Hutan (KTH), penguatan nilai sosial budaya melalui kegiatan kemasyarakatan, serta pemasangan spanduk larangan membuang sampah sembarangan turut memberikan dampak positif terhadap pembangunan sosial, lingkungan, dan karakter masyarakat. Meskipun masih dihadapkan pada tantangan keterbatasan infrastruktur dan keberlanjutan partisipasi masyarakat, program ini membuktikan bahwa kolaborasi multipihak dan pendekatan berbasis komunitas mampu mendorong perubahan perilaku, memperbaiki kualitas lingkungan pesisir, serta mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Program KKN-MBKM ini menjadi model pengabdian masyarakat yang integratif dan berpotensi direplikasi di desa wisata pesisir lainnya.