Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN BAGI IBU HAMIL PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KAMPUNG MANDIRI ENERGI KELURAHAN PU’UWATU KOTA KENDARI Laxmi; Zainal; Hasniah; Erens E. Koodoh; Muh. Alkautsar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Program PKH diadakan dengan harapan agar kualitas sumber daya manusia meningkat, serta dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan melalui bantuan sosial. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan untuk memberikan penyuluhan terhadap pelaksanaan Program PKH khususnya ibu hamil sebagai penerima program PKH di Kampung Mandiri Energi Kelurahan Pu’uwatu Kota Kendari. Pengabdian ini dilakukan dengan metode melibatkan diri bersama pendamping untuk melihat proses pelaksanaan program PKH, dan sebelum penyuluhan dilakukan wawancara mendalam untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap pelaksanaan program PKH yang telah terlaksana. Hasil pelaksanaan pengabdian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program PKH di Kampung Mandiri Energi Kelurahan Pu’uwatu sangat tepat dilakukan oleh dinas sosial kota Kendari melalui aktivitas bersama pendamping. Hal ini terbukti dari kegiatan ibu hamil yang membantu secara Kesehatan dan ekonomi sebagai penerima program PKH di Kampung Mandiri Energi Kelurahan Pu’uwatu. Pengabdiaan ini dilaksanakan diawali dengan pengambilan data lapangan sehingga berjalan tridharma penelitian dan pengabdian secara langsung.
Bencana Ekologis dan Tragedi Kemanusiaan di Konawe Utara: Banjir Bandang, Hilangnya Desa, dan Ketidakadilan Lingkungan bagi Orang Culambacu dan Orang Tolaki Sarlan Adijaya; Danial Danial; Zainal Zainal; Laxmi Laxmi; Raemon Raemon; Erens E. Koodoh; Intang Intang
JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jwikal.v5i1.1059

Abstract

This article analyzes the recurring flash floods in North Konawe Regency which occurred in 2000, 2013, 2016, 2018, 2019, 2020, and 2021 as ecological disasters causally linked to three decades of natural resource exploitation through logging, oil palm plantations, and open-pit nickel mining. Using the dual framework of political ecology and environmental justice, this article argues that these disasters are not neutral natural events, but rather the product of a structured system of injustice: the indigenous Culambacu People and Tolaki People communities who were excluded from decision-making processes regarding extractive permits have borne the greatest burden of the destructive impacts of such exploitation. The most dramatic event was the 2019 flood that devastated Tapuwatu Village, causing losses amounting to Rp 674.8 billion and displacing 9,908 people. The findings demonstrate that the dominant government narrative framing the floods as “natural disasters caused by high rainfall” constitutes a strategic denial that obscures structural responsibility. Empirical data including rates of deforestation, exceeded river carrying capacity, and the chronology of concession expansion correlated with disaster escalation support the ecological disaster thesis. Persistent poverty amid abundant natural resource wealth confirms the condition of a “sacrifice zone,” characterized simultaneously by distributive, recognitional, and procedural injustices.