Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KESIAPSIAGAAN K3RS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA OLEH PERSONIL RUMAH SAKIT TK III DR R SOEHARSONO Purnama, Sapta Heru; Silaban, Muhammad Hamdani; Sri Lestari, Puji Ayu Asri; Praja, Mura
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.329

Abstract

Banjarmasin is a flood-prone area with recurring incidents. Therefore, hospitals are urgently needed as one of the health facilities that are ready to respond when disasters strike. In managing this risk, SMK3RS is important for protecting staff and patients during disasters. The preparedness of hospital personnel is assessed based on three levels of competence, namely awareness level, mid-level, and advanced level. This qualitative case study research determined the research subjects using purposive sampling so that the quality of information was appropriate to the research context. Data analysis used coding techniques with the help of NVIVO software. The results of the study showed that Dr. R. Soeharsono Level III Hospital was at the advanced level in terms of K3RS preparedness for disaster management, with complete and adequate equipment, structured work procedures, and responsible leadership. There are still obstacles at the lower levels, where awareness-level personnel are still negligent. The mid-level is still hampered by ineffective education. This study recommends re-improvement by ensuring that there are written procedures during disasters and periodic education.
Digitalisasi Screening Tumbuh Kembang dan Kesehatan Gigi Remaja SMA Berbasis Sistem Informasi Kesehatan di SMAN 5 Banjarmasin Ningsih, Endang Suprihati; Adawiah, Rabiatul; Purnama, Sapta Heru; Putri, Keina Salsabila Ilmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4226

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah tumbuh kembang dan kesehatan gigi apabila tidak dilakukan pemantauan secara dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem informasi kesehatan dalam mendukung screening tumbuh kembang dan kesehatan gigi pada remaja SMA di SMAN 5 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menilai status tumbuh kembang serta pengisian kuesioner digital untuk screening kesehatan gigi. Seluruh data hasil screening dicatat dan diolah menggunakan sistem informasi kesehatan yang dirancang secara sederhana dan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65% siswa berada dalam kategori IMT/U normal, namun masih ditemukan siswa dengan kategori kurus, overweight, dan obesitas. Selain itu, 38,3% siswa pernah mengalami sakit gigi dalam enam bulan terakhir dan 60% jarang melakukan pemeriksaan gigi rutin. Penerapan sistem informasi kesehatan mempermudah pencatatan, pengolahan, dan pelaporan data secara digital serta mendukung deteksi dini masalah kesehatan remaja. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemanfaatan sistem informasi kesehatan di lingkungan sekolah.
Peningkatan Literasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Edukasi Berbasis Simulasi pada Siswa SMKN 5 Banjarmasin Purnama, Sapta Heru; Ningsih, Endang Suprihati; Adawiah, Rabiatul; Praja, Mura
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4227

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sering kali terjun ke dunia industri melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) tanpa kesiapan mental dan fisik yang memadai terhadap risiko kecelakaan kerja. Kesenjangan antara teori Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bangku sekolah dengan kompleksitas bahaya di lingkungan kerja nyata menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini hadir untuk menjembatani celah tersebut dengan meningkatkan literasi K3 serta menanamkan safety mindset melalui metode edukasi berbasis simulasi interaktif. Dengan mengadopsi pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), program ini melibatkan siswa secara aktif dalam sesi safety mindset coaching, identifikasi bahaya langsung (hazard hunting), praktik penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga simulasi tanggap darurat. Evaluasi yang dilakukan terhadap 52 siswa SMKN 5 Banjarmasin menunjukkan capaian signifikan, dengan peningkatan nilai rata-rata pemahaman sebesar 40%. Lebih dari sekadar angka, kegiatan ini berhasil menggeser paradigma siswa: K3 kini dipandang sebagai kebutuhan perlindungan diri yang vital, bukan lagi sekadar kewajiban administratif sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis simulasi efektif dalam membangun kompetensi teknis sekaligus kesiapan mental siswa SMK sebelum memasuki dunia kerja.