Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Pelayanan Swamedikasi di Apotek Sehat Farma Banjarharjo Ifani Maesarah; Hanari Fajarini; Erin Nursanti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i3.5787

Abstract

Self-medication is a form of pharmaceutical service that allows the public to treat mild symptoms independently without a doctor’s prescription. While beneficial, improper self-medication practices can pose health risks such as drug resistance and misuse of prescription-only medicines. If not carried out carefully, it may lead to further issues such as bacterial resistance and dependency. This study aims to evaluate the self-medication services at Sehat Farma Pharmacy in Banjarharjo. A descriptive method was employed using interviews and direct observations to provide a comprehensive overview of self-medication practices in the field. Informants included a pharmacist, pharmaceutical vocational staff, and patients engaged in self-medication. The results indicate inconsistencies in the service flow, including the provision of prescription-only medications without proper medical consultation. There is a need to improve the understanding and adherence to appropriate service standards to enhance the safety and effectiveness of self-medication practices.
Formulasi dan Uji Mutu Sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) fatma; Hanari fajarini; Erin nursanti; Alik kandhita febriani
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 8 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v8i1.1966

Abstract

ABSTRAK Hand sanitizer merupakan sediaan antiseptik yang praktis digunakan untuk menjaga kebersihan tangan. Penggunaan hand sanitizer berbasis alkohol secara berulang dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi sehingga diperlukan alternatif berbahan alami. Lidah buaya (Aloe vera) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri sekaligus membantu menjaga kelembapan kulit. Penelitian ini bertujuan memformulasikan gel hand sanitizer berbahan dasar daging lidah buaya segar serta mengevaluasi mutu fisik dan aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tiga formula yang mengandung lidah buaya konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan stabilitas, sedangkan aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan gel berwarna bening, homogen, dan berbau khas lidah buaya serta memenuhi persyaratan mutu fisik. Nilai pH berkisar 5,22-5,46, daya sebar 5-6 cm, dan viskositas 2.490-5.289 cPs, serta stabil selama penyimpanan 30 hari. Formula III menghasilkan zona hambat sebesar 10 mm terhadap Escherichia coli yang termasuk kategori kuat, sedangkan Formula I dan Formula II tidak menunjukkan zona hambat. Seluruh formula tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil penelitian, Formula III merupakan formula terbaik karena memenuhi persyaratan mutu fisik dan menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli.
Formulasi Dan Uji Mutu Lotion Ekstrak Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) Sebagai Antioksidan windriyani; Alik Kandhita Febriani; Hanari Fajarini; Erin Nursanti
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 8 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v8i1.1968

Abstract

Daun kelengkeng dilaporkan memiliki manfaat untuk menghambat radikal bebas, memiliki potensi untuk memproduksi asam ellagik, serta berkhasiat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat lotion dari ekstrak etanol daun kelengkeng dan mengetahui uji mutu sediaan lotion terbaik serta dilakukan uji antioksidan pada sediaan terbaik. Lotion dibuat dengan variasi kosentrasi zat aktif ekstrak daun kelengkeng 0,5 gram, 1 gram, dan 1,5 gram dan dilakukan uji mutu kemudian uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil uji pH pada F1, F2, dan F3 memiliki pH 8 yang mana semua formulas masuk dalam rentang pH kulit. Hasil uji daya lekat F1 (2,15 detik), F2 (3,76 detik), dan F3 (2,70 detik) semua formulasi memenuhi syarat. Hasil uji daya sebar F1 (5,5 cm), F2 (5 cm), dan F3 (4,5 cm) di mana F1 dan F2 memenuhi syarat, namun F3 tidak memenuhi syarat. Pada uji viskositas diperoleh hasil pada F1 sebesar 4.698 mPa.S, sementara pada F2 5.139 mPa.S, serta F3 memiliki niali viskositas 5.811 mPa.S. Hasil uji fisik terbaik dari lotion ekstrak daun kelengkeng yaitu pada formula 2. Hasil uji antioksidan pada formula terbaik dengan hasil % inhibisi yaitu memiliki nilai 19,99%.
FORMULASI DAN EVALUASI MUTU HAND AND BODY LOTION EKSTRAK BUAH TOMAT ( Solanum lypersicum L. ) BERKHASIAT SEBAGAI ANTIOKSIDAN Aristawidya; Alik Kandhita Febriani; Erin Nursanti; Hanari Fajarini
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 8 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v8i1.1975

Abstract

Kulit memiliki kemampuan alami guna menjaga kelembapan tubuh dari kondisi kering serta pengaruh radikal bebas. Namun, jumlah antioksidan alami dalam tubuh terkadang tidak cukup untuk melawan radikal bebas yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan kerusakan sel kulit. Tomat (Solanum lycopersicum L.) memiliki senyawa likopen yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu menangkal radikal bebas. Salah satu cara pemanfaatannya yaitu dengan dibuat menjadi hand and body lotion yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit serta mengurangi masalah kulit seperti kering, bersisik, dan keriput. Penelitian ini dilakukan guna menganalisis efek penggunaan ekstrak tomat sebagai komponen utama terhadap kualitas fisik serta kemampuan antioksidan pada produk lotion. Kadar ekstrak yang diterapkan meliputi 1%, 2%, dan 3% Hasil penelitian pada uji organoleptik menunjukkan bahwa semua formula memiliki bau khas oleum citri. Namun, memiliki perbedaan pada konsistensi dan warna yang dihasilkan FI agak kental (putih), FII kental (putih kecoklatan) dan FIII sangat kental (coklat muda). Uji pH, FI 6,86, FII 6,62 dan FIII 6,50. Uji homogenitas yaitu, semua formula menunjukkan sediaan homogen, tidak ada butiran kasar. Uji daya sebar yaitu, pada pada F1 diperoleh nilai 5,5 cm, FII 5,3 cm dan FIII 5 cm. Uji daya lekat pada F1 memperoleh angka 3 detik, FII 7 detik, dan FIII 5 detik. Uji viskositas pada FI menghasilkan 1.895 mPa.s sementara formula II 2.973 mPa.s dan formula III 3.779 mPa.s. Sehingga disimpulkan bahwa formula III mempunyai karakteristik yang paling baik. Hasil uji antioksidan pada formula terbaik dengan hasil % inhibisi yaitu memiliki nilai 13,99%.