Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kerusakan Alam dan Mitigasi Krisis Lingkungan (Kajian Surat Al-Baqarah Ayat 205-207 dalam Tafsir Al-Maraghi) Al Hazmi, Muhammad Anas; Nur Azizah, Fina Haifa; Hajar, Siti; Ahmad, Hanif Jamaludin; Al Abrar, Muhammad Raif
Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 4 No. 1 (2024): Ulumul Qur'an: Maret 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir STIU Darul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental damage is a global issue that is increasingly urgent to address. In this context, understanding the views of the Qur'an and its commentaries on natural damage provides an important spiritual and ethical foundation in protecting the earth as a mandate from Allah SWT.  This study aims to analyze the views of the Qur'an and Tafsir al-Maraghi on natural damage, as well as identify mitigation efforts that can be taken to overcome the environmental crisis. The research method used is content analysis of Qur'anic verses related to the environment and Al-Maraghi's interpretation. Primary data was obtained from Tafsir al-Maraghi by Ahmad Mustafa al-Maraghi, while secondary data involved literature related to environmental damage. From the content analysis, it was found that the Qur'an provides a clear message about human responsibility in protecting the environment. Tafsir Al-Maraghi provides an in-depth understanding of the concept of ecology in Islam and the importance of maintaining the balance of nature. By understanding the views of the Qur'an and its commentaries, humans are reminded of their responsibility as caliphs on earth to protect and preserve the environment. Efforts made against the environmental crisis must be based on three mitigations; ecosystem care, sustainable management, and compliance with regulations.
Pengembangan Kurikulum Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pada Perguruan Tinggi Berbasis Unity of Sciences (UoS) UIN Walisongo Semarang Machrus, Machrus; Kharomen, Agus Imam; Safriliani, Aissya Salsa; Al Hazmi, Muhammad Anas
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 16 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v16i1.1069

Abstract

Tulisan ini sebagai respon atas perbedaan pendapat di antara para pakar tafsir mengenai kurikulum Prodi IAT di PTKI. Penelitian ini menawarkan konsep pengembangan kurikulum Prodi IAT berbasis unity of sciences (UoS) yang digagas UIN Walisongo Semarang dengan memfokuskan pada struktur kurikulum dan relevansinya dengan profil lulusan Prodi IAT. Penelitian ini termasuk kajian kepustakaan (library research), dengan menggunakan metode deskriptif-analisis dengan pendekatan interpretasi kontekstual. Temuan penting penelitian ini menyatakan bahwa struktur kurikulum Prodi IAT berbasis UoS terdiri tiga aspek. Pertama, tujuan kurikulum yaitu CPL mahasiswa mampu mengembangkan dan mempraktikkan ilmu-ilmu umum dalam kajian Al-Qur’an dan Tafsir dengan dilandasi nilai dan prinsip-prinsip agama. Kedua, materi kurikulum, yaitu penambahan mata kuliah yang sejalan dengan prinsip dan strategi UoS, serta mengarahkan orientasi mata kuliah pada prinsip dan strategi UoS. Ketiga, strategi pembelajaran berupa optimalisasi mata kuliah praktik dengan kegiatan berbasis projek dan produk yang menguatkan penguasaan mahasiswa atas teori dan internalisasi prinsip dan strategi UoS. Adapun relevansi kurikulum Prodi IAT dengan tantangan kontemporer terlihat pada tiga aspek. Pertama, distingsi kurikulum Prodi IAT berbasis UoS yang memfokuskan pada keseimbangan antara teori keilmuan tafsir, dan kemampuan mengaplikasikan paradigma UoS. Kedua, profil profesionalisme alumni Prodi IAT sebagai pribadi yang baik dalam profesi yang digelutinya, sekaligus menjadi pribadi yang responsif dan solutif terhadap problem sosial yang sedang terjadi di sekitarnya. Ketiga, karakteristik alumni Prodi IAT sebagai pribadi moderat, berwawasan luas, memiliki cara pandang holistik dan kontributif bagi kemaslahatan umat.