Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peyorasi dalam Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya Muhidin M. Dahlan Katharina Woli Namang; Ahwa
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 3, Januari - April 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i3.97

Abstract

Semantic is the study of meaning. Changes in meaning are included in the study of semantics. These changes are influenced by the development of times caused by several factors. Changes in meaning can also occur in the world of literature, as literature is created using the medium of language. Language is a social creation, and one of the literary works is the novel. The novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur by Muhidin M. Dahlan is an intriguing work as its story is based on the real-life events of a devout Muslim woman who eventually becomes a prostitute. The aim of this research is to analyze the forms of pejorative meaning changes in the novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur by Muhidin M. Dahlan. The research method used is descriptive qualitative research. The data for this study consists of words taken from quotes in the novel, with the source being the novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur, published in 2016. The data collection technique employed in this research involves reading and noting by marking words that fall under pejoration, coding them, and recording the data. For the data analysis technique, the study classifies data that includes changes in pejorative meaning, analyzes the data, and draws conclusions. The results of this research found 19 forms of words that have undergone pejorative meaning changes.
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Anak di Desa Niopanda: Penelitian Nurul Adna Pratiwi; Servia; Deswita; Claudia Syrila Cindy; Ahwa; M.Syahrun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6174

Abstract

Orang tua memiliki peran penting sebagai pendidik pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga berawal dari keluarga sebagai lingkungan terdekat anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran orang tua di Desa Niopanda dalam menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan budaya kepada anak sejak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Niopanda berperan melalui keteladanan, pengasuhan penuh kasih sayang, penanaman nilai budaya lokal, serta bimbingan spiritual. Namun, tantangan yang dihadapi adalah pengaruh teknologi, kesibukan orang tua dalam bekerja, serta berkurangnya peran tradisi lokal akibat modernisasi. Oleh karena itu, peran aktif orang tua perlu ditingkatkan agar generasi muda di Desa Niopanda tumbuh dengan karakter yang baik, berakhlak mulia, dan tetap menjunjung tinggi nilai budaya lokal.