Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Traditional Dance Inheritance System of the Saibatin Indigenous People in Keratuan Darah Putih as a Source of Cultural Literacy Daryanti, Fitri; Sinaga Margaretha, Risma; Hani Saputri, Amelia
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 40 No 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v40i2.3138

Abstract

The inheritance of traditional dance within the Saibatin Traditional Lampung Community in Keratuan Darah Putih presents a significant challenge for the younger generation, as traditional dance is primarily performed during traditional marriage ceremonies. The central issue addressed in this article is the restricted inheritance system of traditional dances, which limits access to the younger generation. This research aims to analyze the inheritance system employed by the Saibatin indigenous people in the White Blood Region and their efforts to preserve traditional values amid a rapidly changing cultural landscape. Furthermore, this study explores how the values and meanings embedded in traditional dance serve as a source of cultural literacy for the Lampung community. This research adopts a qualitative approach with an ethnographic methodology. Data was collected through observation, in-depth interviews with traditional figures, dancers, and musicians, as well as field notes and documentation. Source triangulation was employed to ensure the credibility of the data. The data analysis followed the Miles and Huberman framework, which involved data collection, reduction, presentation, and conclusion. The findings indicate that the traditional dance inheritance system practiced by the Saibatin Indigenous people in Keratuan Darah Putih is primarily based on a vertical inheritance model grounded in the kinship system. This process occurs through the immediate family and the extended kinship network, supplemented by non-formal learning at the Intan studio.
Hubungan Minat Belajar dengan Kemampuan Gerak Tari Siswa Laki-laki pada Pembelajaran Seni Budaya Ramadhani, L.khalista; Khaleda Nurmeta, Irna; Hani Saputri, Amelia
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2026): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/111br710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan kemampuan gerak tari siswa laki-laki dalam pembelajaran seni budaya berbasis praktik di SMAN 13 Bandar Lampung. Fenomena awal menunjukkan bahwa siswa laki-laki memiliki minat belajar rendah terhadap pembelajaran tari di sekolah, namun mampu menampilkan kemampuan gerak tari yang baik serta aktif mengikuti trend dance digital di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 50 siswa laki-laki kelas XI. Data minat belajar diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data kemampuan gerak tari diperoleh dari dokumentasi nlai ujian praktik. analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi non-parametrik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 68%, sedangkan kemampuan gerak tari berada pada kategori baik dengan nilai di atas KKM. Uji korelasi menghasilkan 0,265 dengan nilai signifikan 0,0063 (> 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan gerak tari dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar minat belajar.