Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan kemampuan gerak tari siswa laki-laki dalam pembelajaran seni budaya berbasis praktik di SMAN 13 Bandar Lampung. Fenomena awal menunjukkan bahwa siswa laki-laki memiliki minat belajar rendah terhadap pembelajaran tari di sekolah, namun mampu menampilkan kemampuan gerak tari yang baik serta aktif mengikuti trend dance digital di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 50 siswa laki-laki kelas XI. Data minat belajar diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data kemampuan gerak tari diperoleh dari dokumentasi nlai ujian praktik. analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi non-parametrik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 68%, sedangkan kemampuan gerak tari berada pada kategori baik dengan nilai di atas KKM. Uji korelasi menghasilkan 0,265 dengan nilai signifikan 0,0063 (> 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan gerak tari dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar minat belajar.
Copyrights © 2026