Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANCASILA SEBAGAI FONDASI NEGARA, BUKAN SEKEDAR PILAR BANGSA Muhammad Aris Firnanda; Lucky Pradana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2341

Abstract

Pancasila merupakan norma dasar yang menjadi fondasi berdirinya Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa dan disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan berfungsi sebagai ideologi nasional, dasar pemersatu, serta pedoman hidup bangsa Indonesia. Pancasila telah mengintegrasikan keberagaman bangsa sehingga tanpa keberadaannya, Indonesia tidak akan menjadi seperti sekarang. Oleh karena itu, Pancasila adalah elemen fundamental yang menjamin persatuan bangsa. Namun, di masyarakat muncul kebingungan terkait status Pancasila sebagai dasar negara atau bagian dari "empat pilar kebangsaan." Dalam UUD 1945, Pancasila ditegaskan sebagai dasar negara, tetapi sosialisasi yang keliru telah memunculkan pergeseran makna. Penelitian ini bertujuan memahami, mengidentifikasi, dan menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara melalui pendekatan deskriptif dengan sumber dari jurnal dan artikel. Dengan metode kualitatif, observasi, wawancara, dan interpretasi, ditemukan bahwa kesalahan sosialisasi telah menyebabkan perbedaan pemahaman di masyarakat. Untuk mengembalikan pengertian bahwa Pancasila adalah dasar negara, diperlukan langkah konkret seperti edukasi dan gerakan sosialisasi ulang. Kesimpulannya, Pancasila tetap menjadi kebutuhan mutlak untuk menjaga keterpaduan bangsa dan negara Indonesia.
Mini Power Plant Sebagai Pemanfaatan Potensi Energi Baru Terbarukan di Desa Lancangkuning Bintan Suhendra, tonny; Ahmad Syafiq; Sapta Nugraha; Rusfa; Anton Hekso Yunianto; Septia Refly; Hollanda Arief Kusuma; Lucky Pradana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 2 No 2 (2023): Vol.2 No.2 (Juni 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v2i2.20237

Abstract

Abstrak—Dalam kegiatan ini dilakukan dengan tujuan melakukan pengenalan teknologi pembangkit listrik yang menggunakan energi baru terbarukan serta memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi di desa Lancangkuning, Kab. Bintan Kepulauan Riau. Hal ini dilakukan karena sebagian besar wilayah Indonesia memiliki potensi yang belum termanfaatkan berkaitan energi matahari sebagai energi alternatif yang bisa dikonversi menjadi energi listrik. Dan juga memberikan pemahaman kepada masayarakat melalui sosialisasi, bahawa membangun sebuah pembangkit listrik khususnya mini power plant tidak membutuhkan biaya yang besar, karena saat ini sudah banyak banyak pilihan (solar panel, baterai, solar charge controller dll) yang bisa digunakan dan harganya sudah sangat terjangkau. Dengan melakukan kegiatan ini juga diharapkan masyarakat dapat membangun sebuah pembangkit mini dengan harga murah, dan wilayah Indonesia memiliki potensi untuk membangun pembangkit berbasis energi baru terbarukan oleh masyarakat secara mandiri, khususnya pada off-grid system. Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah prototype pembangkit listrik dengan kategori Mini Power Plant, yang di telah diujikan di salah satu pos ronda yang ada di desa Lancangkuning, dan juga pemehaman masayarakat sekitar berkaitan dengan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), khususnya energi matahari. Kata Kunci—EBT, Solar Panel, Mini Power Plant, Energi Matahari, Energi Alternatif