Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAM PERLINDUNGAN DATA PRIBADI TANTANGAN DAN SOLUSI DI INDONESIA Dewi Asri Puanandini; Avika Sari Rahmallah Sapaat; Muhammad Rafly Pasca Ramadhan; Diva Philo Punggawa; Derif Irfan purnama
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2598

Abstract

Perlindungan individu ditegaskan sebagai masalah penting mengingat perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Di Indonesia, dengan meningkatnya insiden pelanggaran data dan luasnya informasi pribadi mencerminkan kelemahan dalam regulasi dan pengawasan, serta pemahaman masyarakat akan pentingnya privasi online. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan utama dalam melindungi data pribadi dan mengusulkan strategi yang dapat diterapkan untuk Indonesia. Pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan normatif- hukum dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan termasuk undang-undang No.27 tahun 2022 perlindungan data pribadi.Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi terbatasnya kapasitas lembaga pengawas, minimnya literasi digital di kalangan masyarakat, dan lemahnya penegakan hukum. Untuk itu, solusi yang disarankan antara lain penguatan lembaga pengawas yang independen, penyusunan regulasi turunan yang komprehensif, peningkatan literasi digital, dan penerapan sanksi yang tegas atas banyak nya pelanggaran yang terjadi. Kesimpulannya, perlindungan data pribadi di Indonesia memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif untuk menciptakan sistem yang aman, adil, dan sejalan dengan standar internasional.
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penipuan Melalui Media Telepon Dalam Perspektif Hukum Telematika Sarda; Dewi Asri Puanandini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3909

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi telah memunculkan bentuk kejahatan baru berupa penipuan melalui media telepon yang semakin sering terjadi di Indonesia. Kejahatan ini memanfaatkan sarana komunikasi jarak jauh untuk melakukan tipu daya tanpa kontak fisik antara pelaku dan korban sehingga menimbulkan kerugian ekonomi dan gangguan kepercayaan masyarakat. Permasalahan utama dalam penelitian ini berkaitan dengan bagaimana pengaturan hukum terhadap penipuan melalui media telepon serta bagaimana penegakan hukumnya ditinjau dari perspektif hukum telematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum yang digunakan dalam menangani penipuan melalui media telepon dan mengkaji efektivitas penegakan hukumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum masih tersebar dalam Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta belum sepenuhnya menjawab karakteristik kejahatan berbasis telekomunikasi. Penegakan hukum menghadapi kendala teknis dan regulatif terutama dalam pembuktian elektronik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa hukum telematika relevan sebagai pendekatan untuk memperkuat penegakan hukum terhadap penipuan melalui media telepon.