Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kolaborasi PGMI dengan Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kualitas Praktik Pengajaran Mahasiswa Salsabilah, Nuril Hidayati; Maulina, Adhellia Azka; Bisri, Nurlailiyana
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan sekolah dasar dalam meningkatkan kualitas praktik pengajaran mahasiswa. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi model kolaborasi yang efektif, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap kompetensi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah mitra PGMI. Hasil menunjukkan bahwa kolaborasi yang melibatkan penyusunan program praktik bersama, pelatihan guru pembimbing, dan evaluasi berkala secara signifikan meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat kemitraan strategis antara PGMI dan sekolah dasar guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan profesional.
Peran PGMI dalam Membentuk Guru Madrasah yang Berkarakter Islami dan Berorientasi Global Salsabilah, Nuril Hidayati; Rusdania, Rifdah; Kalimatusyaro, Mei
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) berperan penting dalam mencetak guru madrasah yang tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik yang baik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan kemampuan untuk beradaptasi dengan dinamika global. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran PGMI dalam membentuk guru madrasah yang berkarakter Islami dan berorientasi global, serta tantangan yang dihadapi dalam mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan subjek penelitian yang meliputi mahasiswa PGMI, dosen, dan alumni yang bekerja sebagai guru madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PGMI berhasil mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kurikulum serta memberikan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan global, seperti literasi digital dan kemampuan beradaptasi dengan keberagaman. Meskipun demikian, tantangan yang muncul antara lain kesulitan dalam mengintegrasikan keduanya dalam konteks dunia yang terus berubah. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi PGMI untuk terus mengembangkan kurikulum yang mengedepankan nilai-nilai Islami sekaligus keterampilan abad ke-21 agar guru madrasah siap menghadapi tantangan global.
Religious Meaning-Making and Psychological Well-Being among Islamic Education Students in Sidoarjo: A Psychology of Religion Perspective Sudirman; Mubarok, Moch. Zakki; Putra, J. Nabiel Aha; Salsabilah, Nuril Hidayati
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i1.2597

Abstract

This study explores the process of religious meaning-making among Islamic Education students and its contribution to psychological well-being from the perspective of the psychology of religion. Psychological well-being has become a critical concern in higher education, as students face increasing academic pressures, social challenges, and future uncertainties. In this context, religious meaning-making functions as a psychological and spiritual mechanism that enables individuals to interpret life experiences within a meaningful religious framework. This study employs a qualitative approach using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). A total of 12–15 Islamic Education students were selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, limited observations, and reflective documents, and analyzed using thematic analysis. The findings reveal three core processes: (1) reinterpretation of life experiences through a religious lens, (2) engagement in spiritual practices as coping strategies, and (3) integration of religious identity with life purpose. These processes contribute to the development of spiritual resilience, reflected in emotional stability, optimism, and a stronger sense of meaning in life. This study contributes to the psychology of religion by highlighting religious meaning-making as a key mechanism in enhancing psychological well-being and offers practical implications for spiritually oriented student development programs.