Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan Dan Sikap Tentang Higiene Pangan Pada Pedagang Makanan Di Wilayah Kelurahan Tomang, Jakarta Barat Pratiwi, Adelia Helmi; Rumawas, Marcella Erwina
Ebers Papyrus Vol. 29 No. 2 (2023): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v29i2.27216

Abstract

Di Indonesia terutama di kota-kota besar, tidak sulit menemukan pedagang makanan baik warung, kaki lima maupun keliling. Selain mudah ditemukan, pilihan menu yang bervariasi, rasa yang lezat dan harganya yang relatif lebih terjangkau membuat banyak orang mengonsumsinya. Lokasi pedagang makanan di sisi jalan raya pada area yang padat dapat mengontaminasi makanan/minuman yang dijual dan menyebabkan terjadinya penyakit akibat kontaminasi makanan atau disebut juga dengan foodborne disease (FBD). Masalah keamanan pangan atau food safety (FS) diduga berpengaruh terhadap meningkatnya jumlah kasus FBD terutama diare, bahkan hingga kematian. Perilaku pedagang makanan mengupayakan pangan aman dikonsumsi, didasarkan pada pengetahuan & sikapnya tentang higiene pangan terutama FBD maupun FS. Penelitian deskriptif cross-sectional ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap pedagang makanan terhadap praktik higiene pangan. Penelitian ini diikuti oleh 100 pedagang yang berjualan makanan/minuman secara menetap atau keliling di wilayah Kelurahan Tomang, Jakarta Barat, yang direkrut secara consecutive sampling dan diwawancarai dengan panduan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang FBD (58%) dan FS (93%), dan sikap terhadap FS yang cukup (62%). Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat memengaruhi tingkat pengetahuan dan sikap pedagang makanan terhadap praktik higiene pangan serta besar pengaruhnya dalam menurunkan kasus FBD.
Optimizing geriatric health through early detection in a nursing home at South Tangerang City Gunawan, Shirly; Amimah, Ranindita Maulya Ismah; Adnan, Naufal Ikbar Rian; Sinaga, Oktri Lentina; Maharani , Syifa Shabrina; Leonita , Stefani; Yosafat, Fernando; Arinanda , Septian; Pratiwi, Adelia Helmi; Syarifah , Anisa Ulaya
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v7i1.44378

Abstract

Indonesia is entering an aging population phase, characterized by a significant rise in the number of elderly individuals. As they age, they are more prone to diverse health problems that require holistic care. Detecting health issues early is vital to prevent worsening conditions, reduce illness and disability, and improve the quality of life of the elderly. The activity focuses on empowering elderly residents and staff in nursing homes to identify health issues at an early stage. This community service activity applied a descriptive qualitative approach. By conducting interviews, observations, and examinations, the team identified the main complaints and health conditions experienced by most elderly residents in nursing homes. A total of 75 elderly residents underwent health screenings, including 60 females (80%) and 15 males (20%), with an average age of 78.92 years. The screenings covered medical record reviews, interviews, vital sign checks, and health education sessions. Hypertension, dyslipidemia, diabetes mellitus, hyperuricemia, and cataracts were identified as the five most common illnesses among elderly residents. The predominant complaints reported were muscle pain, headaches, skin injuries/bruises, and itchy skin. Through early detection, holistic assessment, and risk factor identification, elderly health can be optimally maintained, quality of life enhanced, and aging experienced with greater independence, comfort, and meaning.