Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Kabupaten Karangasem Tahun 2024 Putra, Gede Wirabuana; Pradnyani, Putu Erma; Dewi, Kadek Rosi Arista
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADIKSI: JURNAL VOKASI
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jdk.v4i2.4109

Abstract

Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) merupakan inovasi digital Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan mencegah stunting. Di Kabupaten Karangasem, implementasi ELSIMIL menjadi prioritas mengingat prevalensi stunting mencapai 21,3% pada tahun 2021, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Bali (14,8%). Penelitian kualitatif ini dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 5 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem. Analisis menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) yang meliputi lima indikator: perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual system use. Penelitian menemukan bahwa aplikasi ELSIMIL memiliki antarmuka yang user-friendly dengan menu yang tersusun sistematis, meski terdapat kendala infrastruktur jaringan di beberapa wilayah. Terjadi peningkatan efisiensi dalam pencatatan dan monitoring kesehatan ibu hamil, dengan peningkatan kunjungan ANC sebesar 23% setelah implementasi. Terdapat variasi sikap penggunaan berdasarkan generasi, dimana TPK muda menunjukkan adaptasi lebih cepat. Muncul inovasi lokal seperti program "Satu Kader Satu Keluarga" dan integrasi informal dengan platform komunikasi lain. Dinas Kesehatan merespons dengan rencana penguatan infrastruktur dan pengembangan sistem terintegrasi. Implementasi ELSIMIL di Kabupaten Karangasem menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak, meski masih menghadapi tantangan teknis dan adaptasi pengguna.
OPTIMALISASI PENDAMPINGAN TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK): ANALISIS HUBUNGAN FREKUENSI KUNJUNGAN DENGAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU BALITA DI DESA KEMENUH, KABUPATEN GIANYAR Dewi, Kadek Rosi Arista; Parwangsa, Ni Wayan Putri Larassita
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v8i2.35758

Abstract

Stunting masih menjadi prioritas masalah kesehatan di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Di Kabupaten Gianyar, termasuk Desa Kemenuh, balita berisiko stunting masih ditemukan, sementara frekuensi kunjungan Tim Pendamping Keluarga (TPK) belum konsisten sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas edukasi kepada ibu sebagai pengambil keputusan utama dalam pengasuhan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kuantitatif intensitas pendampingan TPK sebagai faktor determinan pengetahuan ibu, yang sebelumnya lebih banyak dievaluasi dari sisi cakupan program. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan frekuensi pendampingan TPK dengan tingkat pengetahuan ibu balita mengenai pencegahan stunting. Studi dilakukan pada Oktober 2025 di lima posyandu dengan total sampel 121 ibu balita melalui total sampling. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil menunjukkan 58,7% ibu memiliki pengetahuan baik dan 41,3% kurang. Terdapat hubungan bermakna antara frekuensi pendampingan dan pengetahuan (p-value = 0,005; OR = 2,96; 95% CI: 1,381–6,366); ibu yang mendapat pendampingan lebih dari satu kali per bulan berpeluang hampir tiga kali memiliki pengetahuan baik. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan intensitas pendampingan sebagai strategi edukatif pencegahan stunting.