Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Desa Batu Ampar Melalui Pemasaran Digital Madu Hutan Mangrove: Studi Kasus PKM-KI Mahasiswa Pascasarjana Ekonomi Syariah IAIN Pontianak Noviansyah; Syahbudi; Gunawan; Ismail Ruslan; Ridho Arnanda
JOM Vol 5 No 4 (2024): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v5i4.5924

Abstract

This study examines the community's reliance on mangrove forests, particularly through the establishment of charcoal kiln businesses as a primary livelihood in Batu Ampar Village, following the decline of sawmill operations. The production of charcoal requires large quantities of mangrove wood, leading to significant environmental impacts, including the reduction of mangrove forests, increased carbon emissions, and deteriorating public health. In response to these challenges, social movements among mangrove honey farming groups have emerged, focusing on ecological revitalization efforts. This research aims to explore the role of social movement strengthening through mentoring by PKM-KI students from the Sharia Economics Master's program, specifically in the development of digital platform-based marketing strategies for mangrove honey businesses. Using a qualitative descriptive approach, the study analyzes field data to evaluate the effectiveness of digital marketing in promoting mangrove honey as an alternative livelihood. The results highlight the potential of digital platforms in expanding the market for local mangrove honey products, offering a sustainable livelihood for the community while supporting environmental conservation.
Pengaruh Kode Etik Profesi dan Disiplin Kerja terhadap Komitmen Organisasi melalui Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Personel di Polda Kalimantan Barat dalam Perspektif Ekonomi Syariah Muhammad Iqbal Ansyari; Ismail Ruslan; Suhra Wardi
LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/lab.v10i01.3789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelanggaran kode etik profesi dan disiplin kerja terhadap komitmen organisasi melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada personel di Polda Kalimantan Barat, serta menganalisis hubungan antarvariabel tersebut dalam perspektif Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal dan komparatif. Populasi penelitian berjumlah 126 personel yang terdiri dari Personel Pelayanan Masyarakat serta Personel Putusan Disiplin KKEP Polri dan Pidana. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 96 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner menggunakan Google Form. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kode etik profesi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan komitmen organisasi. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan komitmen organisasi. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memediasi pengaruh pelanggaran kode etik profesi terhadap komitmen organisasi serta memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap komitmen organisasi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam perspektif Ekonomi Syariah, pelanggaran kode etik profesi dan rendahnya disiplin kerja merupakan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai amanah, tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Sebaliknya, motivasi kerja dan komitmen organisasi yang tinggi mencerminkan implementasi nilai ihsan, integritas, serta etos kerja Islami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Kata Kunci: Pelanggaran Kode Etik Profesi, Disiplin Kerja, Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasi.