Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEREMPUAN USIA SUBUR DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA KUPANG I. B. Kurniati Pah, Theny; Yoga B. Pradana, I Putu; D. Niga, Jacoba; Ena Mau, Alfred O.; Oktafiana Rene, Mariayani; Oni Oet Neolaka, Grace; Elisabeth Langaih, Nova
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4569-4574

Abstract

Stunting dapat terjadi karena tidak pahamnya perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan. Perempuan yang memiliki pemahaman yang baik akan kesehatan diri khusunya pada usia subur, memiliki resiko kecil untuk melahirkan bayi stunting. PKM Strategi Perempuan Usia Subur Dalam Pencegahan Stunting di Kota Kupang, akan mencoba mengenalkan kepada perempuan usia subur pentingnya kesehatan diri demi pencegahan stunting. Tahapan dalam melakukan PKM ini ada dengan sosialisasi, pengukuran kondisi kesehatan perempuan usia subur serta pembagian tablet tambah darah atau vitamin. Pada proses pelaksanaan kegiatan ditemukan sebagian besar peserta mengalami kondisi dimana berpotensi untuk melahirkan bayi stunting. Sehingga sebagai strategi yang diberikan oleh tim pengabdian adalah dengan pemberian tablet tambah darah sebagai langkah untuk mencegah stunting.
Critical Obstacles: The Quest for Sustainable Tourism in Fatumnasi’s Hidden Gem Bumi Pradana, I Putu Yoga; Berlian Kurniati Pah, Theny Intan; Oktafiana Rene, Mariayani; Nahak, Delyla
Iapa Proceedings Conference 2025: IAPA 2025 Hybrid Annual Conference & Congress INDIGESNOUS PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2025.1321

Abstract

This study investigates the critical challenges hindering sustainable community-based tourism (CBT) deve- lopment in the Fatumnasi tourism area of East Nusa Tenggara, Indonesia. The research addresses gaps in previous studies that often overlook specific causes of success or failure and predominantly focus on developed regions or other developing countries with better infrastructure. Utilizing a qualitative case study method, data were collected through semi-structured interviews, focus group discussions, field observations, and document analysis. Key findings reveal that socio-economic challenges, infrastructural deficiencies, governance and policy issues, community engagement and empowerment, and environmental and cultural preservation are significant barriers. The novelty of this research lies in its comprehensive examination of these barriers within the unique context of Fatumnasi, providing detailed insights into the challenges newly developing regions face. The study contributes valuable recommendations for policy-makers and community stakeholders to enhance the sustainability and benefits of CBT initiatives in similar areas.