Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN ECO-ENZYM: SOLUSI LINGKUNGAN BERKELANJUTAN UNTUK DIGITAL SPIRITUAL VILLAGE Roini, Winda; Ajhara, Diva; Qamariyyah, Luqyaanaa; Maulani Rachmah, Tika; Raudah, Rahma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2598-2609

Abstract

Dusun Gilis menghadapi krisis pengelolaan sampah dengan 85% limbah rumah tangga dibuang tanpa pemilahan. Hal ini menyebabkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Ketergantungan pada tempat pembuangan akhir yang sudah kelebihan kapasitas dan minimnya budaya daur ulang telah mengancam keseimbangan ekologis dusun, terutama pada sumber air yang vital bagi pertanian sebagai sumber penghasilan utama masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi eco-enzym sebagai solusi pengelolaan sampah organik dalam kerangka Digital Spiritual Village di Dusun Gilis, Kendal, Ngawi melalui edukasi pembuatan, pemanfaatan, dan pengelolaan eco-enzym guna menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi observasi pola pengelolaan sampah, penyuluhan interaktif, praktik pembuatan eco-enzym dari limbah dapur, dan analisis efektivitas penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang eco-enzym. Warga kini mampu memproduksi eco-enzym secara mandiri dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terjadi pengurangan volume sampah organik secara signifikan. Selain itu, kualitas lingkungan mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya bau tidak sedap dari timbunan sampah dan peningkatan kebersihan saluran air. Implementasi eco-enzym telah menjadi katalisator transformasi menuju Digital Spiritual Village yang berkelanjutan dengan keseimbangan antara teknologi, spiritualitas, dan lingkungan.
Assessing the Nâzir Waqf’s Professionalism of Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) from an Islamic Perspective Zahro', Khurun'in; Zarkasyi, Hamid Fahmy; Roini, Winda; Cahyo, Eko Nur; Wibisono, Vina Fithriana
al-'adalah Vol 22 No 2 (2025): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v222.25964

Abstract

This study examines the professionalism of nâzir waqf (endownment administrators) at Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) in Islamic Boarding School located in Gontor, Ponorogo, West Java, in managing waqf assets. The goal is to obtain an overview of how Islamic principles are applied as a standard of professionalism in waqf governance to improve the community’s economic welfare. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through direct observation, semi-structured interviews, and documentation, applying the triangulation method to ensure data validity. Data analysis follows the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data presentation, and drawing or verifying conclusions. The results of the study show that although the modern professionalism framework often adopts Western professionalism indicators, in fact, long before the emergence of Western theories, Islam already had the same concept rooted in ‘amal (action), itqân (diligence), and ihsân (goodness). These concepts differ both epistemologically and axiologically. A professional nâzir at PMDG is expected to embody the qualities of shiddîq (honesty), amânah (trustworthiness), tablîgh (effective communication), and fatânah (intelligence). He is also expected to act as a manager, administrator, evaluator, leader, supervisor, innovator, and motivator. This study offers a theory-and practice-based model of waqf management professionalism for developing Islamic philanthropic institutions that align governance practices with sharia principles and modern management standards.