Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KETRAMPILAN MENGOLAH PASTRY KEKINIAN BAGI SISWA/I SMIP MUHAMMADIYAH SLAWI Dewi Anggraeni, Puput; Adithia Sabrina, Tantri; Yulinda Fithriyani, Hana; Wiyanti, Wiyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.135-140

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Slawi, Kabupaten Tegal. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di Laboratorium Cold Kitchen, Program Studi Diploma III Perhotelan Politeknik Harapan Bersama Tegal. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode wawancara dan pelatihan. Peserta diberikan materi secara singkat mengenai pengenalan pastry dan bakery dan dilanjutkan dengan pelatihan mengolah produk pastry kekinian berupa Croffle secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah pelatihan berjalan dengan lancar, peserta pelatihan memahami materi pengolahan produk pastry dan dapat mempraktikannya secara langsung, peserta pelatihan mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat mengenai pengolahan produk pastry kekinian, serta kendala yang terjadi dapat diatasi secara langsung sehingga peserta merasa puas dengan pelatihan ini. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN LIMA TENSES YANG SERING DIGUNAKAN UNTUK PERCAKAPAN SEHARI - HARI BAGI SISWA - SISWI SMK Sofyan Firmansyah, Muchammad; Yulinda Fithriyani, Hana; Maulana Mulyadi, Ricky
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2059-2065

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat berjudul “Peningkatan Kemampuan Penggunaan Lima Tenses Yang Sering Digunakan Untuk Percakapan Sehari - Hari Bagi Siswa - Siswi SMK N 1 Slawi,” dilaksanakan untuk pemenuhan tridharma dosen dengan melihat keterkaitannya dengan masalah disekitar terutama pada lingkungan pendidikan. Metode pelaksanaan PkM ini dilakukan dengan teknik presentasi dan praktek yang diikuti dengan evaluasi. Metode ini sukses membentuk kepercayaan diri peserta yang kebanyakan adalah siswa – siswi kelas 10 11. Tenses merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris akan tetapi cara untuk memahami tenses bukan dengan menghapal melainkan dengan mengetahui pola keterangan dan kata kerja yang disesuaikan dengan konteks kalimat. Pengabdi merasa jika pembelajaran Tenses berbahasa Inggris masih perlu ditingkatkan untuk para siswa – siswi sekolah menengah kejuruan mengingat para siswa – siswi ini diproyeksikan untuk langsung menghadapi dunia kerja.
PELATIHAN MENGOLAH PRODUK PASTRY AND BAKERY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETRAMPILAN SISWA SMK HARAPAN BERSAMA KOTA TEGAL Dewi Anggraeni, Puput; Yulinda Fithriyani, Hana; Hera Amalia, Hans
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1326-1331

Abstract

Siswa/i SMK Harapan Bersama jurusan perhotelan sangat perlu dibekali ketrampilan pengolahan produk pastry dan bakery karena mereka tidak mempraktikkan secara langsung di sekolah dan hanya diberikan pengetahuan sekilas tentang peralatan yang digunakan. Hal ini terkendala pada fasilitas sarana dan prasarana di sekolah yang sangat terbatas. Padahal ketrampilan pengolahan produk pastry dan bakery sangat dibutuhkan oleh siswa, karena sangat memungkinkan pada saat siswa PKL di hotel atau restoran ada yang mendapatkan bagian di kitchen. Oleh karena itu siswa/i SMK Harapan Bersama jurusan perhotelan harus mendapatkan pelatihan mengenai pengolahan produk pastry dan bakery berupa fudgy brownies, yang bertujuan untuk menambah ilmu dan pengetahuan siswa SMK Harapan Bersama tentang pastry dan bakery, meningkatkan ketrampilan siswa SMK Harapan Bersama dalam mengolah produk pastry dan bakery, dan setelah selesai pelatihan mengolah produk pastry dan bakery, diharapkan siswa SMK Harapan Bersama mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang pastry dan bakery serta dapat mempraktikkanya di rumah atau di tempat PKL. Dan dapat dijadikan sebagai peluang usaha untuk siswa SMK Harapan Bersama yang ingin berwirausaha. Metode yang digunakan adalah survei, pengumpulan data dan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini peserta mengikuti acara dengan lancar, terlihat senang dan tertarik untuk dapat mempraktikkannya di rumah, karena bahan pembuatan fudgy brownies gampang dicari dan peralatan yang digunakan juga ada di masing-masing rumah peserta.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS (GREETING & PARTING) BAGI SISWA - SISWI SMK N 1 DUKUHTURI Sofyan Firmansyah, Muchammad; Yulinda Fithriyani, Hana; Susilo, Susilo
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1680-1688

Abstract

Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris merupakan kemampuan yang mendukung semua kalangan dalam segala aspek kegiatan di era sekarang ini. Kemampuan ini diperlukan juga oleh siswa – siswi SMK yang nanti diproyeksikan untuk langsung terjun ke dunia kerja. Pengabdian kepada masyarakat ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan siswa – siswi SMK dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Pengabdian ini dilaksanakan di SMK N 1 Dukuhturi, Kabupaten Tegal dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta. Pengabdi dan tim memberikan materi dengan menerapkan mix method yaitu penggabungan metode presentasi dengan metode praktik. Hasil dari kegiatan PKM yang dilaksanakan selama 2 hari adalah peserta mulai bisa berkomunikasi menggunakan greeting dan parting berbahasa Inggris. Pengabdi menyimpulkan bahwa pembelajaran komunikasi itu adalah pembelajaran praktik dimana bahasa itu haruslah diucapkan.