Aljunaid Bakari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI KENAMPAKAN ALAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE Cindy Pobela; Andi Nurwati; Aljunaid Bakari
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.288

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan menggambarkan prosedur media picture and picture dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi kenampakan alam di kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilaksanakan kegiatan tindakan kelas meningkatkan partisipasi belajar siswa melalui model pembelajaran picture and picture pada materi kenampakan alam. Hal ini ditunjukan oleh partisipasi belajar siswa pada siklus I dan II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I sebanyak 7 orang siswa yang dikategorikan memberikan partisipasi aktif dengan presentase 31% dan pada siklus II yang dikategorikan partisipasi aktif sebanyak 24 orang siswa dengan presentase 92%. Jadi meningkat 61%. Hal ini dikarenakan pada siklus II siswa sudah mulai meningkat dalam proses pembelajaran. Maka dapat disimpulkan partisipasi individual dan klasikal telah tercapai.
EKSPLORASI PENGALAMAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI KELAS VIII MTS NURUL AL-KHAIRAT DALAPULI KECAMATAN PINOGALUMAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Moh. Zulfikar Pakaya; Muh Arif; Aljunaid Bakari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman belajar peserta didik dalam penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs. Nurul Al-Khairaat Dalapuli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Akidah Akhlak dan peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, baik dari aspek kognitif, afektif, sosial, maupun spiritual. Peserta didik menjadi lebih aktif, antusias, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai akidah dan akhlak melalui kegiatan yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung penerapan PjBL meliputi peran guru sebagai fasilitator dan motivator serta antusiasme peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dan fasilitas pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
PENGUATAN KETERAMPILAN ABAD 21 MELALUI PENGABDIAN BERBASIS PELATIHAN INTERNET OF THINGS (IOT) DAN SAINS BAGI SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Alfian Erwinsyah; Aljunaid Bakari
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7511

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) Menggambarkan kondisi awal keterampilan abad 21 siswa MI; (2) Mengimplementasikan pelatihan IoT dan Sains dengan metode Service Learning; (3) Menganalisis efektivitas pelatihan dalam meningkatkan keterampilan abad 21 siswa. Metode yang digunakan adalah Service Learning, dilaksanakan di salah satu MI di Kabupaten Gorontalo dengan 18 siswa kelas V sebagai partisipan. Pendekatan kuantitatif (pre-test dan post-test) dan kualitatif (observasi, wawancara, FGD) diterapkan. Intervensi berupa modul kontekstual, kit IoT sederhana, dan skenario pembelajaran berbasis proyek. Hasil menunjukkan analisis statistik menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan (sig. 0,000) pada keterampilan abad 21 siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 48,89 (pre-test) menjadi 129,17 (post-test). Observasi kualitatif mengkonfirmasi peningkatan pada aspek critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Kapasitas guru juga mengalami transformasi positif menjadi fasilitator pembelajaran inovatif. Kesimpulan dan Implikasi yakni Pelatihan IoT dan Sains berbasis Service Learning terbukti efektif memperkuat keterampilan abad 21 siswa MI dan kapasitas guru. Program ini merekomendasikan integrasi model serupa ke dalam kurikulum, pendampingan berkelanjutan bagi guru, serta penguatan kemitraan multipihak untuk menjamin keberlanjutan dan replikasi inovasi pembelajaran di jenjang pendidikan dasar