Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community empowerment for environmental and social improvement in Panancangan Village, Lebak, Banten [Pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi dan sosial di Desa Panancangan, Lebak, Banten] Puspitasari, Nindya Farah Dwi; Dhewi, Ratna Marta; Zuhairi, Fawzi Rahmadiyan; Juwita, Rakhmini; Prasetyo, Agus; Nurkhalifah, Risma; Suhendi, Suhendi
Buletin Pengabdian Vol 4, No 2 (2024): Bull. Community. Serv.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/bulpengmas.v4i2.38110

Abstract

Panancangan Village is located in Cibadak Sub-District, Lebak District, Banten Province. Several village residents had professions as oyster mushroom farmers and the results of cultivating these mushrooms could provide residents with an income of IDR 11,000 per kilo. During initial observations, the community empowerment team found that there were two main problems. The first was environmental problem. The environment around the village office looked barren and the air around the village feels very hot during the day. The second was social problem. Lack of residents skills and knowledge in the fields of mushroom management and food packaging, product marketing, and entrepreneurship, causes farmers to only sell their mushrooms in raw form. The objectives of this community service are providing education to village residents to increase environmental conservation awareness and increasing social development through training and education. Method used is through training both non-practical and practical training in plant cultivation and oyster mushroom management, food packaging, marketing, and entrepreneurship. The evaluation results showed that the training was effective and provided positive benefits for environmental and social improvements.
Peningkatan Literasi Digital Ibu-Ibu KWT Cempaka Desa Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan melalui Pelatihan Barcode Tanaman Dwisatyadini, Mutimanda; Sulistiana, Susi; Utami, Sri; Zuhairi, Fawzi Rahmadiyan; Winarni, Inggit
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1175

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka merupakan wadah bagi perempuan untuk mengelola sekaligus menyalurkan berbagai ide dan aktivitas di bidang pertanian. Kelompok ini beranggotakan sekitar 40 orang yang terdiri dari ibu-ibu yang tinggal di Perumahan Batan Indah, dengan latar belakang sebagian besar purnabakti dan ibu rumah tangga, serta sebagian kecil masih aktif bekerja. Dalam upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi, diperkenalkan inovasi pendampingan melalui penggunaan Quick Response Code (QR-Code) kepada kelompok tani tanaman hias sebagai mitra. Pemanfaatan media digital melalui sistem informasi tanaman berbasis QR-Code memungkinkan penyediaan informasi yang lebih lengkap mengenai tanaman, seperti nama Latin, klasifikasi, dan manfaatnya, sehingga dapat membantu masyarakat mengakses informasi secara lebih mudah serta meningkatkan edukasi terkait tanaman obat keluarga. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan media digital berupa sistem informasi tanaman berbasis QR-Code, pemberian pelatihan, pendampingan, dan pengawasan kepada anggota kelompok wanita tani dalam penggunaan media digital tersebut, serta evaluasi terhadap pemanfaatannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah pelatihan, sebagian besar peserta mampu memahami penggunaan aplikasi barcode tanaman baik melalui telepon genggam maupun laptop, dengan 20 responden menyatakan memahami cara penggunaan aplikasi. Sebanyak 21 responden menyatakan aplikasi memberikan kemudahan, sedangkan 20 responden menilai bahwa aplikasi barcode tanaman tersebut bermanfaat dalam meningkatkan akses informasi tanaman.