Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kondisi Generalized Anxiety Disorder (GAD) pada siswa: analisis berdasarkan gender, kondisi keluarga, dan teknologi Zola, Nilma; Ifdil, Ifdil; Gusri Handayani, Puji; Dwi Febriani, Rahmi; Izzati Adlya, Soeci; Zulian Apri, Intan; Afifah Ardi, Lailatul
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1122000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi Generalized Anxiety Disorder (GAD) pada siswa di Sumatera Barat berdasarkan faktor gender, keluarga, dan penggunaan teknologi. Desain kuantitatif deskriptif digunakan dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari 539 siswa yang diseleksi menggunakan purposive sampling yang berasal dari berbagai SMP dan SMA di Sumatera Barat. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) yang sudah divalidasi. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik JASP versi 0.18.0.0. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Siswa yang berasal dari keluarga dengan orang tua tunggal menunjukkan kecenderungan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang tinggal bersama kedua orang tua. Selain itu, penggunaan internet dan jumlah perangkat teknologi seperti smartphone serta akun media sosial berhubungan dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi kesehatan mental yang lebih spesifik, terutama yang mempertimbangkan faktor keluarga dan penggunaan teknologi pada siswa.
Problematic social media use pada anak dengan orangtua yang bekerja Adlya, Soeci Izzati; Zola, Nilma; Pratiwi Fadli, Rima; Gusri Handayani, Puji; Dian Suri, Gusni; Billah Husna, Salsa; Maisyah Yuliardi, Viona
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1126200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pengguna media sosial saat ini terutama di kalangan remaja. Saat ini banyak permasalahan yang diakibatkan oleh penggunaan media sosial yang berlebihan dan bahkan sampai menganggu kesehatan mental penggunanya terutama pada remaja. Permasalahan penggunaan media sosial ini disebut juga problematic social media use. Problematic social media use yaitu ketergantungan pada media sosial yang ditandai dengan tidak terkontrolnya individu dalam menggunakan media sosial sehingga dapat menganggu terlaksananya aktifitas sehari-hari individu tersebut. Untuk meminimalisir dan mengatasi permasalahan ini, maka diperlukan peran orangtua dalam mendampingi dan mengawasi penggunaan media sosial pada remaja. Namun kenyatannya banyak orangtua yang sibuk bekerja sehingga sulit melakukan pengawasan serta hanya sedikit waktu yang dihabiskan dengan remja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematic social media use pada anak yang orangtuanya bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data hasil penelitian diperoleh melalui analisis data dan informasi dari subjek penelitian melalui penyebaran instrumen penelitian berkaitan dengan problematic social media use yaitu Social Media Disorder (SMD) Scale. Subjek penelitian ini yaitu remaja yang orangtuanya bekerja pada tingkat SLTA di Sumatera Barat. Luaran pada penelitian ini yaitu 1 artikel pada jurnal nasional terindeks sinta 2 dengan URL https://www.jurnal.konselingindonesia.com/index.php/jkp. Penelitian ini mendukung program unggulan Universitas Negeri Padang yaitu RIP Penelitian UNP tahun 2020-2024 tentang media dan sumber belajar di era revolusi industri 4.0.
PEMIKIRAN FILSAFAT ONTOLOGI TAN MALAKA DALAM MADILOG SERTA RELEVANSI DALAM BIDANG PENDIDIKAN Fahriza, Ilham; Karneli, Yeni; Gusri Handayani, Puji
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7294

Abstract

This study examines Tan Malaka's thoughts in Madilog, which asserts that the essence of reality is material and can be explained through rationality, natural law, and empirical evidence. Tan Malaka criticized mystical mindsets that were considered to hinder the development of science and national progress. Ontologically, his thinking is rooted in Marxist materialism, which views matter as the basis of all existence, including human consciousness. In contrast to Feuerbach's passive materialism, Tan Malaka emphasized the importance of human activity (work) as a practical force capable of driving social change. Thus, Madilog is an attempt to reconstruct the way of thinking of Indonesian society towards a scientific, logical, and critical mindset as a foundation for intellectual development and national progress.
HUBUNGAN SELF-AWARENESS DENGAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH Putri, Ernita; Gusri Handayani, Puji; Netrawati; Dwi Febriani, Rahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45778

Abstract

This research is motivated by the fact that there are students who have not yet implemented learning discipline optimally. One of the factors that influence learning discipline is self-awareness. This research aims to (1) describe the level of students' self-awareness, (2) describe the level of students' learning discipline, (3) test the relationship between self-awareness and students' discipline. This study uses a quantitative method with a descriptive correlational type. The sample of this study was 259 students in grades X, XI, and XII at SMA N 2 Lubuk Sikaping in the 2025/2026 academic year. This study used a proportional random sampling technique. Data collection in the study was carried out using self-awareness and learning discipline questionnaires that have been tested for validity using the Pearson Product Moment formula and reliability using Cronbach Alpha for self-awareness of 0.851 and learning discipline of 0.865. Data analysis used descriptive methods and Pearson Product Moment correlation analysis. The results of this study indicate that (1) self-awareness is in the moderate category with a percentage of 57%, and (2) student learning discipline is in the moderate category with a percentage of 59%, and (3) there is a significant positive relationship between self-awareness and student learning discipline at school. This means that the higher the self-awareness, the higher the learning discipline. Self-awareness has an important role in improving student learning discipline. Therefore, developing self-awareness through guidance and counseling services is expected to help improve student learning discipline at school.