Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Testing a JD-R based SEM model of person–organization fit, person–job fit, and perceived organizational support toward employee performance: the mediating role of engagement in jakarta’s banking sector Susanty, Rasty; Prasetyo, Lukman; Adityo, Agustinus; Prasetya, Agustian Budi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1153000

Abstract

This study aims to analyze the influence of Person-Organization Fit (P-O Fit), Person-Job Fit (P-J Fit), and Perceived Organizational Support (POS) on employee performance, as well as to evaluate the mediating role of job satisfaction among permanent employees in the banking sector in Jakarta. The research uses a quantitative explanatory approach with a survey method, involving 300 bank employees in Jakarta as respondents. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with 5,000 bootstrap resampling. The results show that POS has both a direct and indirect significant effect on employee performance through job satisfaction. P-O Fit directly affects performance but does not significantly influence job satisfaction. Conversely, P-J Fit significantly affects job satisfaction but does not have a direct impact on performance. Job satisfaction is proven to be a significant mediator in the relationships between P-J Fit and POS with performance. These findings highlight the importance of organizational support and job fit in enhancing employee satisfaction and performance. The practical implication of this study suggests that human resource strategies in the banking sector should focus on increasing job satisfaction through alignment and organizational support approaches as a strategic effort to improve employee performance.
Teknologi PERENCANAAN BATERAI MANAJEMEN PADA SISTEM KENDARAAN LISTRIK POLTEKAD Prasetyo, Lukman; Asmaul Qavi, Septian; Hadi Santoso, Koko
Jurnal Otoranpur Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/oto.v6i1.663

Abstract

Tujuan daripenelitian ini adalah untuk merancang sistem manajemen baterai (Battery management system/BMS) untuk kendaraan listrik Poltekad yang menggunakan motor berdaya 4 kWh. Kendaraan ini memerlukan sistem baterai yang kompleks dan efisien dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dalam perancangan ini, digunakan baterai Lithium-ion Phylion berkonfigurasi 20S15P dengan tegangan 72V dan kapasitas 45Ah. Penelitian mencakup penentuan daya, konfigurasi sel, sistem pendinginan pasif, serta pengujian performa kendaraan. Hasil pengujian menunjukkan baterai mampu mendukung operasional kendaraan selama ±2 jam dalam kondisi penuh dengan efisiensi yang baik, serta BMS berhasil menjaga kestabilan tegangan, arus, dan suhu baterai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan kendaraan listrik militer yang aman,efisie, dan ramah lingkungan. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari pengujian dan perhitungan, baterai pada alat ini memiliki kualitas yang baik dan mampu mensuplai kebutuhan daya pada kendaraan listrik.
RANCANG BANGUN KONSTRUKSI SILINDER DAN AYAKAN PADA MESIN PERONTOK PADI UNTUK OMSP: Otoranpur Prasetyo, Lukman; Harnyoto; Wawan Setiawan; Muhammad Farid
Jurnal Otoranpur Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/oto.v5i1.914

Abstract

Perontokan padi secara manual masih memiliki kendala berupa kebutuhan tenaga kerja besar, waktu kerja lama, serta potensi kehilangan hasil yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi konstruksi silinder perontok dan ayakan pada mesin perontok padi untuk mendukung kegiatan OMSP agar mampu bekerja secara kuat, aman, dan efisien. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui studi literatur, perhitungan empiris, perancangan alat, serta pengujian langsung dengan variasi putaran silinder 700, 800, 900, dan 1000 rpm. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada putaran 800 rpm dengan diameter silinder 400 mm diperoleh kecepatan sudut 83,73 rad/s dan kecepatan keliling 16,74 m/s. Beban benturan ekuivalen operasional sebesar 217,35 N masih jauh lebih kecil dibandingkan kemampuan maksimum konstruksi sebesar 3311,36 N. Hasil analisis juga menunjukkan seluruh komponen utama memiliki faktor keamanan lebih dari 2, sehingga dinyatakan aman digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa putaran 800 rpm merupakan kondisi kerja paling ideal karena menghasilkan gabah bersih 757 g, kotoran 3 g, gabah tidak terontok 0 g, dan losses 2,8%. Dengan demikian, konstruksi silinder dan ayakan yang dirancang mampu bekerja efektif, aman, dan efisien. Pengembangan selanjutnya disarankan untuk menyempurnakan bentuk ayakan dan sistem pemisahan agar kualitas hasil perontokan semakin optimal. Kata kunci: mesin perontok padi, silinder perontok, ayakan, spike tooth, losses