Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of Permaculture to Reinvent Students' Interest in Nature and Environmental Awareness for Quality Education under SDG-4 Saefudin, Saefudin; Kusnadi; Tri Suwandi; Najira; Rahmat Baharudin; Hening Triandika Rachman
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i1.22122

Abstract

Indonesia faces major environmental degradation challenges, so students’ interest in nature and environmental awareness are needed. Permaculture is an artificial ecosystem that promotes sustainable agricultural practice. Integrating permaculture into education can enhance students’ interest in nature and environmental awareness. However, a limited study has explored its practical application in educational settings. This study aims to examine the effect of permaculture integration in education on students’ interest in nature and environmental awareness, which can support the achievement of quality education according to SDG-4. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design. The instruments used were a scale to measure students’ interest in nature and essay tests to measure students’ environmental awareness. Data were analyzed using the Mann-Whitney U test (U = 0.28) and independent sample t-test (p = 0.40). The results showed that although there was no significant difference between the experimental and control groups regarding interest in nature and environmental awareness, this study is still important. Based on the scale of interest in nature, most students showed high emotional, cognitive, and value aspects. However, significant increases in environmental interest and awareness have not yet been achieved, indicating that permaculture-based learning requires a long-term period to provide a more tangible impact. It can be concluded that integrating permaculture into education can reinvent students’ interest and environmental awareness.
Urgensi Mempelajari Mutasi Dan Variasi Genetik Berorientasi Content Representation Untuk Memahami Evolusi OrganismeAdanya miskonsepsi dan kesulitan siswa dalam pembelajaran materi mutasi menyebabkan pemahaman dan hasil belajar siswa mengalami penurunan. Maftuha, Mahda Rizqina; Najira; Hidayat, Topik
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.2.210-219

Abstract

Adanya miskonsepsi dan kesulitan siswa dalam pembelajaran materi mutasi menyebabkan pemahaman dan hasil belajar siswa mengalami penurunan. Peran guru sangat penting dalam memfasilitasi pembelajaran siswa. Guru seharusnya dapat merancang dan memanfaatkan model, metode, dan media yang tepat agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, Seperti pada sifat materi yang abstrak atau tidak dapat diamati secara langsung, termasuk di dalamnya pada konsep materi mutasi dan evolusi. Tujuan pada penelitian ini untuk memetakkan konsep-konsep penting pada pembelajaran mutasi dan variasi genetik berupa kompleksitas dan keabstrakkan untuk memahami materi evolusi Organisme. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Setelah dilakukan pengkajian pada berbagai literatur, didapatkan identifikasi dan analisis mengenai konsep mutasi dan variasi genetik. Sehingga, dapat digunakan oleh guru untuk referensi dalam merancang pembelajaran. Terdapat Ide besar diantaranya faktor penyebab mutasi, jenis mutasi, dampak mutasi dan hubungan antara variasi genetik, mutasi, spesiasi, dan biodiversitas yang muncul dalam CoRe menjadi beberapa pertimbangan yang penting dalam konseptualisasi suatu topik saat mengajarkan pada siswa dengan adanya kedalaman dan keluasan materi, guru masih dapat memangkas materi yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan belajar siswa. Pembelajaran harus mempertimbangkan kondisi siswa dan guru sehingga penggunaan pendekatan, model, media, dan metode sangat menentukan keberhasilan dalam mengajarkan pelajaran evolusi organisme yang bersifat abstrak ini.