Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Adakah Peran Keterhubungan dengan Alam terhadap Stress pada Dewasa: Tinjauan Sistematik Irba Chalisha Amaly; Siti Maimunah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2321

Abstract

Stres menjadi salah satu beban psikologis yang paling persisten pada masa dewasa, yang muncul dengan bentuk berbeda pada fase awal, madya, hingga lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematik bagaimana keterhubungan dengan alam berperan sebagai faktor protektif terhadap stres pada individu dewasa. Pendekatan yang digunakan ialah tinjauan sistematik berdasarkan kerangka SPIDER, dengan menganalisis sembilan artikel primer yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025 melalui basis data Google Scholar serta diseleksi menggunakan Mendeley dan Rayyan. Hasil menunjukkan bahwa keterhubungan dengan alam berkontribusi signifikan terhadap penurunan stres, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediator seperti regulasi emosi, makna hidup, resiliensi, dan strategi coping adaptif. Namun, ketidakkonsistenan hasil antar penelitian muncul akibat variasi budaya, perbedaan metodologi, dan instrumen pengukuran dimensi keterhubungan dengan alam. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan koneksi emosional dan kognitif terhadap alam dapat menjadi strategi promotif yang efektif bagi kesehatan mental dan pengelolaan stres pada individu dewasa
PERAN ALAM TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA DEWASA: TINJAUAN SISTEMATIK THE ROLE OF NATURE IN SUBJECTIVE WELL-BEING AMONG ADULTS: A SYSTEMATIC REVIEW Irba Chalisha Amaly; Nida Hasanati
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1132

Abstract

Kesejahteraan subjektif pada individu dewasa menjadi isu penting dalam psikologi modern, karena fase ini sering diwarnai oleh berbagai tekanan sosial, ekonomi, dan emosional. Salah satu pendekatan yang berkembang menyoroti peran alam sebagai faktor protektif yang dapat meningkatkan kesejahteraan subjektif. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematik terhadap 18 artikel yang membahas hubungan antara interaksi dengan alam dan kesejahteraan subjektif pada individu dewasa. Hasil menunjukkan bahwa keterhubungan dengan alam berkontribusi terhadap peningkatan afek positif dan kepuasan hidup, serta penurunan afek negatif. Paparan terhadap alam dan pengalaman estetis dengan keindahan lingkungan juga terbukti memperkuat suasana hati positif, sementara aktivitas atau strategi regulasi emosi berbasis alam membantu menurunkan emosi negatif. Perbedaan hasil pada beberapa penelitian kemungkinan disebabkan oleh variasi konteks budaya, metode, serta jenis pengalaman alam yang diteliti. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan manusia dengan alam memiliki potensi besar sebagai sumber dukungan emosional, sosial, dan makna hidup bagi kesejahteraan individu dewasa.
PERAN ALAM TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA DEWASA: TINJAUAN SISTEMATIK THE ROLE OF NATURE IN SUBJECTIVE WELL-BEING AMONG ADULTS: A SYSTEMATIC REVIEW Irba Chalisha Amaly; Nida Hasanati
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1132

Abstract

Kesejahteraan subjektif pada individu dewasa menjadi isu penting dalam psikologi modern, karena fase ini sering diwarnai oleh berbagai tekanan sosial, ekonomi, dan emosional. Salah satu pendekatan yang berkembang menyoroti peran alam sebagai faktor protektif yang dapat meningkatkan kesejahteraan subjektif. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematik terhadap 18 artikel yang membahas hubungan antara interaksi dengan alam dan kesejahteraan subjektif pada individu dewasa. Hasil menunjukkan bahwa keterhubungan dengan alam berkontribusi terhadap peningkatan afek positif dan kepuasan hidup, serta penurunan afek negatif. Paparan terhadap alam dan pengalaman estetis dengan keindahan lingkungan juga terbukti memperkuat suasana hati positif, sementara aktivitas atau strategi regulasi emosi berbasis alam membantu menurunkan emosi negatif. Perbedaan hasil pada beberapa penelitian kemungkinan disebabkan oleh variasi konteks budaya, metode, serta jenis pengalaman alam yang diteliti. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan manusia dengan alam memiliki potensi besar sebagai sumber dukungan emosional, sosial, dan makna hidup bagi kesejahteraan individu dewasa.
Coping Through Aesthetics: Psikoedukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Stres dan Strategi Coping pada Siswa SMA Irba Chalisha Amaly; Djudiyah, Djudiyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14609

Abstract

Stres merupakan kondisi yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui dengan tepat definisi stres, faktor yang memengaruhi serta upaya untuk mengelola stres dengan baik melalui psikoedukasi diharapkan dapat membantu siswa untuk mencapai well-being. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi berbasis estetika dalam meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai stres dan strategi coping. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan partisipan sebanyak 10 siswa yang aktif berorganisasi. Intervensi diberikan dalam lima sesi melalui metode presentasi dan simulasi yang dipadukan dengan aktivitas estetis, seperti musik, seni, visual alam, dan menulis. Pengukuran pemahaman dilakukan menggunakan angket dengan pertanyaan terbuka. Hasil analisis menunjukkan nilai uji t test (t = -7,184) dengan (p<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan siswa tentang tentang stress, faktor yang memengaruhi serta cara mengelola stres. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis estetika efektif membantu siswa memahami konsep stres, mengenali pemicu dan responsnya, serta mengidentifikasi strategi coping yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini berpotensi menjadi alternatif edukasi preventif yang mudah diterapkan di sekolah.
Coping Through Aesthetics: Psikoedukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Stres dan Strategi Coping pada Siswa SMA Irba Chalisha Amaly; Djudiyah, Djudiyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14609

Abstract

Stres merupakan kondisi yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui dengan tepat definisi stres, faktor yang memengaruhi serta upaya untuk mengelola stres dengan baik melalui psikoedukasi diharapkan dapat membantu siswa untuk mencapai well-being. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi berbasis estetika dalam meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai stres dan strategi coping. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan partisipan sebanyak 10 siswa yang aktif berorganisasi. Intervensi diberikan dalam lima sesi melalui metode presentasi dan simulasi yang dipadukan dengan aktivitas estetis, seperti musik, seni, visual alam, dan menulis. Pengukuran pemahaman dilakukan menggunakan angket dengan pertanyaan terbuka. Hasil analisis menunjukkan nilai uji t test (t = -7,184) dengan (p<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan siswa tentang tentang stress, faktor yang memengaruhi serta cara mengelola stres. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis estetika efektif membantu siswa memahami konsep stres, mengenali pemicu dan responsnya, serta mengidentifikasi strategi coping yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini berpotensi menjadi alternatif edukasi preventif yang mudah diterapkan di sekolah.