Ash. Shiddiq, Muh. Hasbi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Green Marketing Berbasis Syariah pada Budidaya Tambak dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Desa Latonro Kec. Cenrana Rini, Andi; Karyono, Otong; Ash. Shiddiq, Muh. Hasbi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam aktivitas usaha budidaya tambak yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Latonro, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Fokus utama penelitian ini meliputi dua faktor, yaitu faktor internal (modal, sumber daya manusia, dan sarana prasarana) dan faktor eksternal (harga pasar dan kebijakan pemerintah desa). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku usaha tambak, masyarakat sekitar, dan aparat desa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi green marketing berbasis syariah di budidaya tambak Desa Latonro menunjukkan sinergi prinsip keberlanjutan lingkungan dan nilai Islam dalam praktik ekonomi lokal, dengan metode budidaya alami dan ramah lingkungan yang sesuai konsep thayyib dan maqashid syariah, serta memberikan efisiensi ekonomi melalui pengurangan biaya produksi dan (2) hambatan penerapan strategi ini berasal dari faktor internal seperti keterbatasan modal dan minimnya pengetahuan pemasaran modern, serta faktor eksternal seperti fluktuasi harga pasar, risiko iklim, dan persaingan usaha besar. Dukungan pemerintah dan peluang pasar membuka ruang perbaikan, namun dibutuhkan sinergi pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk mengatasi kendala agar strategi dapat berhasil dan berdampak positif pada pengembangan ekonomi lokal.
Exploring the Drivers of IPO Initial Return in Emerging Market: A Logistic Regression Analysis using Non-Financial Information Ash. Shiddiq, Muh. Hasbi; Arief, Fitriani
LAA MAISYIR: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No.2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lamaisyir.v12i2.62504

Abstract

This study aims to provide a new perspective on the phenomenon of initial returns in IPO stocks by incorporating non-financial information, namely underwriter reputation, listing board, and Sharia-compliant stock status. The underwriter variable is measured using research reports from PT Stockbit Sekuritas, which makes it distinct from previous studies that used different measures for underwriter reputation. The sample consisted of 192 IPOs listed between 2022 until April 15, 2025. Data were collected through documentation from publications by the Indonesia Stock Exchange and PT Stockbit Sekuritas. The data analysis begins with assessing model fit using the Akaike Information Criterion (AIC), Bayesian Information Criterion (BIC), and Pseudo R². Binomial logistic regression is employed to analyze the data, with interpretation based on odds ratios. The findings reveal that reputable underwriters and sharia-compliant status have a positive and significant effect on IPO initial returns, while the listing board does not have a significant impact. Specifically, IPOs managed by reputable underwriters are 3.32 times more likely to generate initial returns compared to those handled by non-reputable underwriters. Similarly, sharia-compliant IPOs are 2.35 times more likely to deliver initial returns compared to non-sharia IPOs. This study provides empirical evidence that non-financial information disclosed in IPO prospectuses should also be considered to complement financial information. Accordingly, the findings offer practical implications for investors, suggesting that they should consider underwriter reputation and sharia-compliant categorization as important factors when making IPO investment decisions.