Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MEMBANGUN DESA BERKELANJUTAN : STUDI PROGRAM KKN DI JORONG BKR 2 SITIUNG SUNGAI DUO Fatihah, Syaira Amani; Adri, Junil; Volashoohy, Muhammad Idzharullhaq; Azzahra, Fanesya Putri; Widitiaanggifa, Widitiaanggifa; Fajri, Muhammad Gibran; Alhadi, Suhaidi; Putri, Rifa Aulya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44286

Abstract

Penelitian ini membahas peran Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam membangun desa berkelanjutan melalui studi kasus di Jorong BKR 2, Sitiung, Sungai Duo. Program KKN di wilayah ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Dengan pendekatan partisipatif, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk mengidentifikasi permasalahan dan merancang solusi yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. Inovasi yang diterapkan, seperti pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal, pengelolaan sampah terpadu, serta edukasi kesehatan, telah berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan desa. Selain itu, interaksi antara mahasiswa dan masyarakat menciptakan hubungan yang harmonis, yang memperkuat modal sosial sebagai faktor penting dalam pembangunan berkelanjutan. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya dan tingkat partisipasi masyarakat yang bervariasi. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, program KKN di Jorong BKR 2 Sitiung Sungai Duo tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan desa, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sosial dan menerapkan ilmu yang mereka pelajari secara langsung di masyarakat.
Analisis Strategi Pengembangan Ekowisata Alam di Nagari Sungai Buluh Timur, Kabupaten Padang Pariaman Putri, Sinta Westika; Fauziyah, Arinal; Yulianti, Belinda; Fricia, Nadya; Aprizal, Nanda Yulia; Ramadhani, Nurul Suci; Cahyati, Resti Dwi; Putri, Rifa Aulya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan ekowisata alam di Nagari Sungai Buluh Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Meskipun wilayah ini memiliki potensi alam dan sosial yang besar, pemanfaatannya sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan masih belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui metode SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi pengembangan ekowisata. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Nagari Sungai Buluh Timur terletak pada potensi alam dan dukungan sosial budaya masyarakat, sedangkan kelemahannya meliputi infrastruktur yang terbatas serta kelembagaan pengelolaan yang belum berjalan maksimal. Strategi yang direkomendasikan mencakup peningkatan aksesibilitas, penguatan kapasitas masyarakat, optimalisasi peran BUMNag, serta promosi digital berbasis kearifan lokal. Melalui strategi yang tepat, pengembangan ekowisata diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempertahankan kelestarian lingkungan.
PNS dan Work From Anywhere: Implikasi Kebijakan Fleksibilitas Kerja di Sektor Publik Ramadhan, Agung; Patricia, Anggun; Permata Sari, Novita; Putri, Rifa Aulya; Hanoselina, Yulia
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 4 No. 3 (2025): November - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v4i3.3912

Abstract

Digital transformation and the experiences during the COVID-19 pandemic have driven significant changes in work patterns within the public sector, including the emergence of the Work From Anywhere (WFA) policy for Indonesia’s civil servants (ASN). This policy is viewed as having the potential to enhance efficiency, productivity, and service quality, although its implementation still faces various structural and cultural barriers. This study aims to analyze the implications of WFA adoption within ASN institutions by examining the factors influencing its effectiveness, its impact on employee performance and public service delivery, and lessons learned from international practices. The research employs a qualitative descriptive method, with data collected through a Structured Literature Review (SLR) based on systematic source selection using strict inclusion and exclusion criteria. The findings reveal that WFA offers several benefits, including increased productivity, time efficiency, improved work-life balance, and reduced operational costs. However, challenges remain, particularly regarding digital infrastructure disparities, technological literacy gaps, a work culture centered on physical presence, and weak performance-based evaluation systems. Lessons from other countries highlight the importance of digital leadership, trust-based organizational culture, and equitable infrastructure development. This study concludes that WFA has the potential to become a catalyst for digital bureaucratic reform, provided it is supported by clear regulations, enhanced ASN capacity, and a gradual and integrated transformation of work culture.
PNS dan Work From Anywhere: Implikasi Kebijakan Fleksibilitas Kerja di Sektor Publik Ramadhan, Agung; Patricia, Anggun; Permata Sari, Novita; Putri, Rifa Aulya; Hanoselina, Yulia
Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial Vol. 2 No. 2 (2025): Orasi: Jurnal Ilmu Politik dan Sosial
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orasi.v2i2.287

Abstract

Digital transformation and the experiences during the COVID-19 pandemic have driven significant changes in work patterns within the public sector, including the emergence of the Work From Anywhere (WFA) policy for Indonesia’s civil servants (ASN). This policy is viewed as having the potential to enhance efficiency, productivity, and service quality, although its implementation still faces various structural and cultural barriers. This study aims to analyze the implications of WFA adoption within ASN institutions by examining the factors influencing its effectiveness, its impact on employee performance and public service delivery, and lessons learned from international practices. The research employs a qualitative descriptive method, with data collected through a Structured Literature Review (SLR) based on systematic source selection using strict inclusion and exclusion criteria. The findings reveal that WFA offers several benefits, including increased productivity, time efficiency, improved work-life balance, and reduced operational costs. However, challenges remain, particularly regarding digital infrastructure disparities, technological literacy gaps, a work culture centered on physical presence, and weak performance-based evaluation systems. Lessons from other countries highlight the importance of digital leadership, trust-based organizational culture, and equitable infrastructure development. This study concludes that WFA has the potential to become a catalyst for digital bureaucratic reform, provided it is supported by clear regulations, enhanced ASN capacity, and a gradual and integrated transformation of work culture.